Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Keyakinan Investor Jerman Naik ke Level Tertinggi Sejak 2004

 

Indeks keyakinan investor Jerman melonjak ke level tertinggi dalam hampir 17 tahun terakhir pada Agustus lalu atau yang tertinggi sejak 2004 silam. Ini seiring dengan akselerasi ekonomi Eropa yang mulai pulih dari dampak pandemi virus corona.

Barometer bulanan Institut ZEW yang mengukur sentimen ekonomi mengadakan survei terhadap 178 analis. Hasilnya, angka keyakinan investor melonjak, naik 12,2 poin dari capaian Juli lalu menjadi 71,5.

Survei ini juga menyatakan bahwa tren keyakinan di Uni Eropa secara rata-rata naik 4,4 poin menjadi 64.

"Tanda-tanda pemulihan ekonomi yang kuat di musim panas terus muncul. Ini sejalan dengan suasana pasar keuangan yang cukup optimis," ucap Kepala Ekonom LBBW Uwe Burkert, seperti dikutip dari AFP, Selasa (11/8).

Sementara, survei yang diadakan FactSet memproyeksikan penurunan kecil atas kepercayaan investor dari 59,3 menjadi 58.

Menurut angka yang dirilis minggu lalu, terjadi peningkatan yang sehat pada produksi industri dan ekspor pada Juni lalu jika dibandingkan dengan PDB kuartal II 2020 Jerman yang anjlok 10,1 persen.

"Harapannya pemulihan ekonomi dapat terjadi secara cepat, namun pertumbuhan bergerak positif secara perlahan," kata Presiden ZEW Achim Wambach.

Meski Wambach memprediksikan sektor domestik segera pulih, ia menyebut ekspektasi pendapatan di sektor perbankan dan asuransi yang masih akan buruk selama 6 bulan ke depan tampak mengkhawatirkan.

Burkert juga menyatakan kecemasan yang serupa. Ia menilai permasalahan fiskal dan kebijakan moneter yang diambil guna menyelamatkan pasar keuangan masih membayangi.

"Bahaya dari kebijakan fiskal dan moneter secara besar-besaran untuk mendorong pasar keuangan tidak serta hilang," kata Burkert.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)