Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Indosat Gandeng Huawei Kembangkan Pusat Operasi Berbasis Kecerdasan Buatan

 

Indosat Ooredoo Hutchison mengoperasikan Digital Intelligence Operations Center (DIOC) dengan dukungan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Ini adalah pusat untuk melayani lebih dari seratus juta pelanggan.

Vikram Sinha, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, DIOC menjadi salah satu rujukan Indosat menjadi perushaan telekomunikasi berbasis AI. "Integrasi teknologi canggih dan pengembangan talenta, menjadi kombinasi dalam menetapkan standar baru dalam kinerja jaringan dan melayani pelanggan," terang Vikram, Selasa (6/8).

Keunggulan fungsi DIOC dalam memberikan realtime network insights, memungkinkan Indosat beralih dari penyelesaian masalah reaktif ke manajemen layanan proaktif dengan data waktu nyata untuk mengoptimalkan kinerja jaringan. DIOC juga menyediakan end to end service management, termasuk kinerja, pengalaman aplikasi, dan kualitas layanan, yang mempercepat penyelesaian masalah pelanggan.

Kemampuan DIOC mengintegrasikan analisis data dan teknologi mutakhir mendorong data driven innovation yang berkelanjutan. Memungkinkan Indosat mengembangkan produk dan layanan baru yang berfokus pada pelanggan.

DIOC merupakan hasil kerjasama Indosat dan Huawei. Simon Lin, Presiden Huawei Asia-Pacific Region mengatakan, peresmian DIOC Indosat menandai era baru kerja sama dalam mengembangkan pusat inovasi danmanajemen jaringan cerdas. Kolaborasi ini berdasarkan pada kemitraan strategis jangka panjang.

Dalam kolaborasi dengan Huawei melalui pusat layanan dan operasi terkelola, emiten berkode saham ISAT itu melakukan konsolidasi jaringan berfokus pada pengalaman dan secara signifikan meningkatkan kualitas jaringan serta pengalaman pengguna. Pengujian independen pihak ketiga menunjukkan peningkatan substansial Indosat di daerah pedesaan, perkotaan, dan pinggiran kota.

Kecepatan unduh meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun (yoy). Yakni meningkat 44,1% yoy di daerah pedesaan, 43,5% yoy di daerah perkotaan, dan 43,9% yoy di daerah pinggiran kota. Berkontribusi pada kepuasan pelanggan dan kinerja jaringan yang lebih tinggi. Indosat juga meningkatkan cakupan populasi hingga 12,7 juta penduduk.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)