Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

IHSG Kembali Menguat, Asing Paling Banyak Menjual Saham Ini, Rabu (7/8)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Rabu (7/8).

IHSG tercatat ditutup melesat 1,16% atau bertambah 82,91 poin ke level 7.212,13.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang perdagangan IHSG bergerak di zona hijau. 

Total volume perdagangan saham di BEI pada Rabu mencapai 14,05 miliar dengan nilai transaksi Rp 8,19 triliun.

Ada 364 saham yang naik, 178 saham yang turun dan 247 saham yang stagnan. 

Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 341,09 miliar di seluruh pasar. 

Akumulasi net buy asing dalam sepekan mencapai Rp 2,86 triliun.

Namun di tengah kenaikan IHSG, investor asing paling banyak menjual saham-saham ini.

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Rabu:

1.PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 163,21 miliar
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 80,77 miliar
3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 36,41 miliar
5. PT XL Axiata Tbk (EXCL) Rp 15,48 miliar
6. PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) Rp 15,01 miliar
7. PT MD Entertainment Tbk (FILM) Rp 14,47 miliar
8. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 10,71 miliar
9. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) Rp 8,72 miliar
10. PT Avia Avian Tbk (AVIA) Rp 6,22 miliar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)