Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Simak Rekomendasi Saham ACES, BRIS, PTBA, TOBA Untuk Perdagangan Hari Ini (6/3)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih rawan melanjutkan koreksinya. Adapun IHSG melemah 0,40% atau turun 29,28 poin ke posisi 7.247,46 pada perdagangan Selasa (5/3).  

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menjelaskan posisi IHSG sedang berada di awal wave c dari wave (ii) yang berarti IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji 7.202-7.234 dahulu.

"Apabila IHSG tertahan oleh support di 7.197, maka IHSG berpeluang menguat kembali untuk menguji resistance 7.370-7.403," jelas dia dalam riset, Selasa (5/3).

Berikut ini ulasan rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk Rabu (6/3).

1. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)

ACES terkoreksi 1,83% ke Rp 805 dan masih didominasi oleh volume penjualan, posisi ACES pun sudah berada di bawah MA20. Selama ACES masih mampu berada di atas Rp 760 sebagai stop loss, maka posisi ACES saat ini diperkirakan sudah berada di akhir wave [ii] dari wave 3, sehingga koreksinya akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

  • Rekomendasi: Buy on weakness Rp 780-Rp 800
  • Target harga: Rp 860, Rp 920
  • Stop loss: Di bawah Rp 760

2. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)

BRIS menguat 0,83% ke Rp 2.430 dan disertai oleh munculnya volume pembelian, posisi BRIS saat ini masih berada di atas MA20. Posisi BRIS saat ini sedang berada di awal wave [ii] dari wave 3, sehingga BRIS masih rawan berbalik terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk akumulasi.

  • Rekomendasi: Accumulative buy Rp 2.160-Rp 2.310
  • Target harga: Rp 2.550, Rp 2.660
  • Stop loss: Di bawah Rp 2.120

3. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

PTBA menguat 1,86% ke Rp 2.740 disertai dengan peningkatan volume pembelian. Saat ini, posisi PTBA diperkirakan sedang berada di akhir wave (v) dari wave [i], sehingga penguatannya akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi membentuk wave [ii] dari wave C.

  • Rekomendasi: Buy on weakness Rp 2.610-Rp 2.690
  • Target harga: Rp 2.850, Rp 2.920
  • Stop loss: Di bawah Rp 2.560

4. PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA)

TOBA menguat 3,68% ke Rp 282 disertai dengan peningkatan volume pembelian, posisi TOBA pun mampu berada di atas MA60. Saat ini, posisi TOBA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii], sehingga TOBA berpeluang melanjutkan penguatannya.

  • Rekomendasi: Buy on weakness Rp 264-Rp 278
  • Target harga: Rp 298, Rp 316
  • Stop loss: Di bawah Rp 258

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini