Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

BNI Asset Management Luncurkan BNI-AM IDX - Pefindo Prime Bank

 

BNI Asset Management (BNI AM) kembali meluncurkan produk reksadana indeks baru di 2024.

Bekerjasama dengan Pefindo, perusahaan meluncurkan BNI-AM IDX - Pefindo Prime Bank. Produk tersebut menamabah produk BNI AM bersama Pefindo yang telah diluncurkan Oktober 2023, BNI-AM Pefindo I-Grade.

Plt Direktur Utama BNI-AM Donny Susatio Adjie mengatakan, pihaknya melihat peluang pasar di tahun 2024 ini masih positif. Ini seiring kembalinya kepercayaan pasar pada keberlanjutan ekonomi Indonesia di tangan pemerintahan yang baru.

"Hal ini merupakan secercah harapan bagi instrumen investasi berbasis indeks saham yang belakangan semakin diminati oleh para investor ritel di Indonesia," ujarnya di Jakarta, Selasa (27/2).

Reksa Dana BNI-AM IDX – Pefindo Prime Bank ini mengukur kinerja harga dari 10 saham perbankan yang memiliki peringkat invesment grade dengan likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik.

Dengan tambahan produk itu, BNI AM telah memiliki delapan reksadana indeks.

"Kami berharap Produk-produk reksa dana indeks  ini bisa menjadi Produk unggulan dan menjadi Favorit Investor setia BNI-AM di tahun 2024," sambungnya.

Untuk awal, BNI AM masih memasang target konservatif untuk dana kelolaan (asset under management/AUM) produk barunya itu. Menurut Donny, tahun ini cukup menantang dengan adanya Pemilu.

"Untuk produk BNI-AM IDX - Pefindo Prime Bank dan BNI-AM Pefindo I-Grade kami targetkan Rp 100 miliar, dan secara keseluruhan produk kami menargetkan AUM sekitar Rp 34 triliun," imbuhnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)