Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Demokrat Pede Sebut AHY Akan Dilirik Partai Lain Sebagai Capres 2024


Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syariefuddin Hasan mengatakan bahwa Demokrat masih percaya diri ketua umumnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pasti akan dilirik partai lain sebagai calon presiden. Demokrat yakin bisa meningkatkan elektabilitas AHY sebagai calon presiden.

"Kalau tiba-tiba AHY elektabilitas nomor satu, misalkan. Kalau nomor satu semua pasti mau," ujar Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syariefuddin Hasan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/8/2022).

Demokrat mengaku AHY sebagai calon presiden tidak menjadi persyaratan untuk berkoalisi. Namun, Demokrat tetap mendorong AHY sebagai calon presiden (capres).

"Tidak, kita enggak harus. Tetapi Demokrat sangat mendorong. Tapi tidak merupakan persyaratan, kami sangat terbuka. Tergantung elektabilitas nanti," kata Syarief.

Elektabilitas AHY diupayakan untuk terus ditingkatkan. Nama AHY juga akan dibawa ke mitra koalisi sebagai calon presiden yang perlu dipertimbangkan.

"Kemudian kesepakatan di antara koalisi nanti, tentu saja kita berkoalisi dengan partai A misalnya, ya nanti kita duduk bareng-bareng. Siapa sebagai nomor satu, siapa nomor dua," ujar Syarief.

Sebelumnya, Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan partainya masih menjajaki komunikasi secara intens dengan lintas partai. Namun, dia menampik telah bergabung dengan salah satu koalisi partai yang sudah ada saat ini.

"Terkait isu bakal bergabung dengan salah satu koalisi yang sudah terbentuk, Demokrat menegaskan belum ada pembahasan mengenai itu," kata Herzaky dalam keterangan tertulis diterima, Jumat 12 Agustus 2022.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)