Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

7 Ide Lomba Unik untuk Perayaan 17 Agustus

 


Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), akan lebih menyenangkan jika memeriahkannya dengan berbagai macam lomba. Setelah dua tahun tidak mengadakan lomba 17 Agustus-an, pada tahun ini masyarakat telah diperbolehkan mengadakan lomba dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Jika di tahun-tahun sebelumnya tradisi ini diisi dengan lomba makan kerupuk, memukul air, memasukkan pensil ke dalam botol dan sebagainya, kali ini kami akan memberi rekomendasi lomba yang lebih unik. Tujuh ide lomba 17-an ini akan membuat suasana yang sudah meriah menjadi lebih berwarna:

1. Menangkap belut

Meski terlihat biasa dan sederhana, namun lomba ini sebenarnya cukup sulit karena belut memiliki kulit yang sangat licin dan berlendir. Lomba ini juga masih jarang diadakan di beberapa daerah.

Setiap peserta lomba harus menangkap belut kemudian membawanya ke ember masing-masing. Tak jarang peserta yang sudah berhasil menangkap belut harus kehilangan tangkapannya di tengah jalan karena tubuh belut yang licin, sehingga sulit untuk dipegang.

2. Menangkap bebek

Selain menangkap belut, lomba menangkap bebek juga menjadi alternatif perlombaan yang seru. Umumnya, lomba menangkap bebek diikuti oleh lima hingga delapan peserta.

Mereka harus menangkap bebek dalam keadaan mata tertutup. Bebek yang dilepas di arena perlombaan hanya ada satu ekor, sehingga setiap peserta harus berlomba menangkap bebek tersebut.

Estafet Tepung

3. Estafet tepung

Umumnya, lomba estafet tepung dilakukan secara berkelompok. Masing-masing kelompok berjumlah lima hingga tujuh peserta.

Dalam lomba ini, semua anggota kelompok duduk berbaris ke belakang. Kemudian, peserta paling depan akan menuangkan tepung ke piring yang dipegang oleh peserta di belakangnya secara estafet.

Estafet tepung dilakukan sampai ke peserta paling akhir, yakni paling belakang. Pemenangnya adalah kelompok yang berhasil menyisakan tepung paling banyak. 

Uniknya, peserta menuangkan tepung tanpa berbalik badan, jadi, muka peserta pun tak luput dari guyuran tepung yang tumpah dari piring.

4. Estafet air

Aturan main esftafet air serupa dengan estafet tepung, yaitu dilakukan secara berkelompok. Masing-masing kelompok bisa berjumlah lima hingga tujuh peserta. 

Semua anggota kelompok duduk berbaris ke belakang. Kemudian, peserta paling depan akan menuangkan air ke baskom yang dipegang oleh peserta di belakangnya tanpa boleh berbalik ke belakang.

Jika pada lomba estafet tepung kita akan melihat peserta terkena tumpahan tepung, pada lomba estafet air ini kita akan melihat para peserta yang basah kuyup karena terguyur air. Kelompok yang berhasil menuangkan air paling banyak di baskom adalah pemenangnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025