Harga minyak naik pada perdagangan awal pekan ini. Mengutip Bloomberg,

  Harga minyak naik pada perdagangan awal pekan ini. Mengutip Bloomberg, Senin (22/6/2026) pukul 07.33 WIB, Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 77,55 per barel, naik 2,24% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 75,85 per barel. Harga minyak naik setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang Iran jika Hizbullah terus menyerang Israel. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemajuan perundingan perdamaian antara Washington dan Teheran. Negosiasi antara Iran dan AS pada Minggu (21/6) di Swiss kurang mulus lantaran media Iran melaporkan bahwa Iran menghentikan pembicaraan di Swiss setelah ancaman Trump. Baca Juga: Rupiah Masih Berpeluang Tertekan pada Senin (22/6), Simak Sentimen Penggeraknya Namun, orang-orang yang mengetahi masalah tersebut mengatakan bahwa negosiasi dilanjutkan. Pertemuan tingkat tinggi di Swiss berlangsung di awal periode negosiasi selama 60 hari, setelah Trump menandatanga...

Ketum PAN: PKS Seragam Dukung Anies, Jadi Pak Sandiaga Uno Agak Berat

 Kehadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Milan PKS Ke-20 di Istora Senayan pada Minggu 29 Mei 2022 mendapat sambutan dari kader partai yang didominasi warna putih dan oranye itu.

Derasnya sambutan kader PKS terhadap Anies juga ditangkap oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Bahkan, dia sempat membandingkan dengan Menparekraf Sandiaga Uno yang sulit maju dan mendapat dukungan dari partai tersebut.

"Di sini hadir sekali lagi, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan," kata pria yang akrab disapa Zulhas itu.

"Kelihatannya PKS seragam itu Pak Anies semua kelihatannya, jadi Pak Sandiaga Uno agak berat keliatannya ini," sambungnya.

Di sisi lain, Zulhas yang sudah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) ini mengajak PKS untuk juga bergabung.

"Kami Golkar dan PPP, mencoba membuat KIB. Maksudnya mudah-mudahkan PKS bisa bersama-bersama," kata dia.

Dengan adanya KIB, Zulhas berharap tidak hanya ada dua calon presiden dan tidak ada lagi runcingnya perseteruan antar pendukung seperti pada Pemilu 2019.

"Calonnya jangan dua lagi, kalau bisa tiga, syukur-syukur lebih, untuk mengurangi atmosfer yang pengap dan tak produktif," kata dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)