Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Ketum PAN: PKS Seragam Dukung Anies, Jadi Pak Sandiaga Uno Agak Berat

 Kehadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Milan PKS Ke-20 di Istora Senayan pada Minggu 29 Mei 2022 mendapat sambutan dari kader partai yang didominasi warna putih dan oranye itu.

Derasnya sambutan kader PKS terhadap Anies juga ditangkap oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Bahkan, dia sempat membandingkan dengan Menparekraf Sandiaga Uno yang sulit maju dan mendapat dukungan dari partai tersebut.

"Di sini hadir sekali lagi, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan," kata pria yang akrab disapa Zulhas itu.

"Kelihatannya PKS seragam itu Pak Anies semua kelihatannya, jadi Pak Sandiaga Uno agak berat keliatannya ini," sambungnya.

Di sisi lain, Zulhas yang sudah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) ini mengajak PKS untuk juga bergabung.

"Kami Golkar dan PPP, mencoba membuat KIB. Maksudnya mudah-mudahkan PKS bisa bersama-bersama," kata dia.

Dengan adanya KIB, Zulhas berharap tidak hanya ada dua calon presiden dan tidak ada lagi runcingnya perseteruan antar pendukung seperti pada Pemilu 2019.

"Calonnya jangan dua lagi, kalau bisa tiga, syukur-syukur lebih, untuk mengurangi atmosfer yang pengap dan tak produktif," kata dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini