Harga minyak naik pada perdagangan awal pekan ini. Mengutip Bloomberg,

  Harga minyak naik pada perdagangan awal pekan ini. Mengutip Bloomberg, Senin (22/6/2026) pukul 07.33 WIB, Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 77,55 per barel, naik 2,24% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 75,85 per barel. Harga minyak naik setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang Iran jika Hizbullah terus menyerang Israel. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemajuan perundingan perdamaian antara Washington dan Teheran. Negosiasi antara Iran dan AS pada Minggu (21/6) di Swiss kurang mulus lantaran media Iran melaporkan bahwa Iran menghentikan pembicaraan di Swiss setelah ancaman Trump. Baca Juga: Rupiah Masih Berpeluang Tertekan pada Senin (22/6), Simak Sentimen Penggeraknya Namun, orang-orang yang mengetahi masalah tersebut mengatakan bahwa negosiasi dilanjutkan. Pertemuan tingkat tinggi di Swiss berlangsung di awal periode negosiasi selama 60 hari, setelah Trump menandatanga...

Dipolisikan Kasus Dugaan Pengancaman, Razman Nasution Lapor Balik

Pengacara Razman Arif Nasution dilaporkan ke polisi oleh sesama pengacara, Arnol Sinaga atas dugaan pengancaman disertai kekerasan terhadap kliennya yang bernama Peterus.

Pelaporan terdaftar dengan nomor LP/B/2067/IV/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan membenarkan pelaporan tersebut.

"Saya membenarkan adanya laporan itu. Tentu untuk langkah selanjutnya nanti penyidik akan melakukan klarifikasi terhadap pelapor dan terlapor terkait laporan polisi itu," ujar Zulpan, Selasa (10/5).

Tak sendiri, Razman juga dilaporkan bersama Indra Maha, Ima Syahatta, dan Yenti, dkk.

Peristiwa yang dilaporkan itu terjadi pada 13 April lalu. Berdasarkan laporan, Razman saat itu mendatangi rapat panitia Forum Warga Apartemen Mediterania Place Residence (AMPR) Kemayoran dengan penuh emosi.

Lalu, Razman menggiring Peterus ke lobi C Apartemen Mediterania. Dia kemudian membawa korban ke restoran cepat saji di bilangan Sunter.

Di sana, korban dipaksa untuk menandatangani surat pernyataan pengunduran diri sebagai Ketua Panitia Musyawarah AMPR. Korban juga dipaksa membayar seluruh pesanan makanan.
Lihat Juga :
Polisi Diminta Usut Pembakaran 6 Rumah Pemicu Konflik di NTB

Razman juga diduga merampas pistol beserta dua buah peluru milik saksi yang merupakan petugas kepolisian bernama Gomgom.

"Terlapor juga merampas pistol berikut dua butir peluru senjata api milik saksi 4 (Gomgom)," jelas laporan tersebut.

Dihubungi secara terpisah, Arnol membenarkan bahwa terlapor merupakan pengacara Razman Arif Nasution.

"Atas peristiwa dari kronologis tersebut, Arnol Sinaga menerima surat kuasa, dan melaporkan Razman Arif Nasution dkk ke Polda Metro Jaya," ujar Arnol, Selasa (10/5).
Lihat Juga :
Polisi Ditombak Begal di Jambi, Kondisi Kritis Menancap di Perut
Razman Lapor Balik

Dihubungi terpisah, Razman membenarkan pelaporan terhadap dirinya dan kawan-kawan yang dilakukan oleh Arnol Sinaga. Ia juga telah membuat laporan balik.

"Dan karena ini jauh dari kebenaran, kami juga sudah membuat laporan polisi dan sudah

diterima di Polda Metro," ujar Razman Arif Nasution saat dihubungi

"Jadi itu sudah ada laporan balik dari saya dan teman-teman dan itu adalah pencemaran nama baik," imbuhnya.

Razman juga menyoroti Gomgom yang merupakan anggota kepolisian. Ia mengaku sudah berdialog dengan Gomgom.

"Dia tidak tahu menahu tentang itu. Dan dia polisi yang masuk ke situ tanpa surat tugas dalam rapat panitia musyawarah pemilihan pengurus apartemen di tempat saya," kata Razman.

Razman mengaku justru dirinya menjaga agar masyarakat tidak marah pada Gomgom. Pasalnya Gomgom membawa senjata api. Senjata itu pun diambil sebagai barang bukti kehadiran Gomgom di tempat tersebut.

Razman menyebut Gomgom datang tanpa surat tugas, berasal dari Kepulauan Seribu atau di luar wilayah hukum Jakarta Pusat, dan membawa senjata api.

"Dia itu ternyata setelah di crosscheck berasal dari Kepulauan Seribu. Sementara apartemen saya di Jakarta Pusat. Jadi dia datang tanpa surat tugas, bukan wilayah hukumnya, bawa senpi [senjata api] lagi, di dalam masyarakat yang sedang berkonflik urusan apartemen," jelas Razman.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)