Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

IHSG terseret faktor eksternal



PT BESTPROFIT Sempat menghijau pada sesi pertama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa kembali ditutup melemah 0,58% ke level 5.825,649. Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengatakan, sentimen eksternal masih menyeret pergerakan IHSG.
 
Perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang memanas serta rencana kenaikan suku bunga The Federal Reserve yang lebih agresif masih mendominasi pergerakan bursa saham dalam negeri.Sementara analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, pola gerak IHSG masih menunjukkan rentang konsolidasi wajar dengan potensi support level yang akan diuji. BEST PROFIT
 
Peluang untuk dapat dipertahankannya support masih terlihat cukup besar, dikarenakan dalam jangka panjang IHSG masih berada dalam jalur uptrend, sehingga peluang untuk dapat kembali naik masih terbuka cukup besar," ujar William.

William memprediksi IHSG hari ini bergerak antara rentang support 5.779 hingga resistance 5.998. Sedangkan Nafan menganalisa IHSG masih bearish karena masih tertekan sentimen eksternal. IHSG akan bergerak di kisaran 5.784 hingga 5.898. BESTPROFIT
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)