Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Standard Chartered bangun dua hub di Asia


PT BESTPROFIT Standard Chartered Plc berencana menciptakan dua hub baru untuk operasinya di Asia. Pilihan lokasi hub baru tersebut diSingapura dan Hong Kong. Sumber Bloomberg membisikkan, hub tersebut dimaksudkan untuk menyederhanakan jaringan pemberi pinjaman di negara berkembang dan mengurangi biaya.
 
Stanchart telah menyusun rencana mengonsolidasikan jaringannya di 10 negara Asia Tenggara dan Selatan. Wilayah tersebut bisa mencakup Indonesia dan India. Menurut si sumber, jaringan di wilayah ini di bawah hub baru Singapura mulai tahun depan. Sementara jaringan Stanchart di negara non-China di Asia Utara seperti Korea Selatan akan di bawah kendali hub di Hong Kong. BEST PROFIT

Meski sudah dibahas, sumber Bloomberg mengatakan, rencana itu menurut masih belum final dan bisa berubah.Konsolidasi ini memungkinkan Stanchart mengelola aset dan modal secara lebih efisien dan berpotensi mengurangi dana penyangga darurat yang mengharuskan perusahaan menyiapkan dananya sesuai ketentuan regulator.
 
Grup ini membutuhkan banyak modal dan sangat likuid, dan seperti yang Anda harapkan, kami terus melihat cara mengoptimalkan modal dan struktur likuiditas," tulis Standard Chartered dalam sebuah pernyataan. BESTPROFIT
 
Chief Executive Officer Standard Chartered Bill Winters masih berusaha meyakinkan investor bahwa Standard Chartered dapat memulihkan laba dan menghasilkan tingkat profitabilitas yang ditargetkan. Caranya dengan memangkas biaya.Winters telah menghabiskan sebagian besar masa jabatannya selama tiga tahun untuk membersihkan neraca dan memperbaiki budaya perusahaan setelah hasil ekspansi tidak dikelola dengan baik oleh pendahulunya. 

Akibatnya, bank ini terbebani kredit macet. Bank banyak terdampak pada sistem biaya kepatuhan dan biaya manajemen karena beroperasi di sekitar 60 negara. Restrukturisasi bisa membuka jalan untuk penjualan sebagian atau unit baru di masa depan. Namun, ini bukan ekspansi dalam waktu dekat.
 
Standard Chartered akan mengonsolidasikan likuiditas dan modal jika menyatukan beberapa jaringan di berbagai negara dalam satu hub. Saat ini, dengan neraca bank yang terfragmentasi, menghambat pinjaman dan pertumbuhan bisnis perusahaan ini.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini