Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Pasukan paling ganas siap amankan perhelatan KTT AS-Korut di Singapura

 

PT BESTPROFIT Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tidak perlu khawatir soal keamanan selama menggelar pertemuan di Singapura pada 12 Juni mendatang. Pasalnya, keselamatan mereka bakal dijamin oleh Pasukan Gurkha.Kedua pemimpin negara memang membawa pasukan keamanan pribadi ke Singapura. 

Namun sebagai tuan rumah Singapura juga mengerahkan pasukan tersendiri selama berjalannya pertemuan.Pasukan Gurkha diyakini sebagai prajurit paling ganas dan ditakuti di dunia. Saat Singapura merasa terancam dengan keberadaan militan di negaranya, maka saat itulah pasukan asal Nepal itu dikerahkan dibanding aparatnya sendiri. BEST PROFIT

Dengan senapan serbu dan senjata tradisional 'khukris' atau pisau unik yang menjadi ikon nomor satu mereka, Pasukan Gurkha bakal menyebar untuk memberikan keamanan kelas dunia.Polisi elit Singapura dan Pasukan Gurkha akan mengamankan tempat pertemuan, jalan, hingga hotel tempat para pemimpin dan delegasi menginap," demikian pernyataan diplomat yang dekat dengan sumber keamanan VIP, dikutip dari Reuters.

Pasukan Gurkha tidak hanya dipersiapkan untuk KTT AS-Korut saja. Beberapa pekan belakangan, mereka terlihat mengamankan Hotel Shangri-La selama pertemuan pejabat negara dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, Menteri Pertahanan AS Jim Mattis, hingga menteri-menteri regional lain. BESTPROFIT

Mereka adalah salah satu yang terbaik dari yang dapat ditawarkan oleh Singapura, dan saya yakin mereka pasti terlibat di pertemuan puncak itu" ujar Tim Huxley, seorang ahli di angkatan bersenjata Singapura dari Institut Studi Strategis Internasional (IISS). Mereka adalah pasukan garda terdepan dengan kekuatan besar. Perhelatan semacam ini adalah jenis operasi yang khusus ditangani oleh Pasukan Gurkha," tambahnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025