Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Harga minyak WTI naik ke level tertinggi sepekan

PT BESTPROFIT Harga minyak naik ke level tertinggi sepekan pada Kamis waktu Amerika Serikat. Pasar stabil seiring investor masih mencari petunjuk mengenai rencana peningkatan produksi minyak OPEC.Mengutip Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli di Nymex-AS ditutup naik 1,88% menjadi US$ 65,95 per barel. Ini level tertinggi sepekan. 

Di pasar Asia, Jumat pukul 07.06 WIB, harga minyak lanjut reli menjadi US$ 66,12 sebarel. Sebelumnya, Arab Saudi dan Rusia memberi isyarat mereka siap untuk meningkatkan produksi akhir tahun ini. Peningkatan produksi untuk mengimbangi penurunan pasokan dari Iran dan Venezuela. Namun, Irak menyebut rencana peningkatan produksi tidak akan dibicarakan pada pertemuan OPEC di Wina akhir bulan ini. BEST PROFIT

–– ADVERTISEMENT ––
Investor menunggu sinyal apakah OPEC dan mitranya akan mengumumkan peningkatan produksi secara resmi pada pertemuan di Wina pada akhir bulan ini. Namun, Sanford C. Bernstein & Co menyatakan, ada kemungkinan pertemuan OPEC di Wina akan berakhir dengan kegagalan, mengingat pandangan negara-negara anggota tidak sama. Padahal, dibutuhkan suara yang bulat untuk keputuan apapun. 
Sebelumnya, Arab Saudi dan Rusia memberi isyarat mereka siap untuk meningkatkan produksi akhir tahun ini. Peningkatan produksi untuk mengimbangi penurunan pasokan dari Iran dan Venezuela. Namun, Irak menyebut rencana peningkatan produksi tidak akan dibicarakan pada pertemuan OPEC di Wina akhir bulan ini. 

Pelaku pasar juga mencermati setiap pengumuman yang mungkin muncul dari pertemuan minggu depan antara Presiden Rusia dan Pangeran Mahkota Arab Saudi pada pertandingan Piala Dunia. Sepertinya ada kekhawatiran nyata bahwa OPEC dan Rusia akan memasok lebih banyak minyak di pasar, tetapi masih belum ada jaminan mengenai itu," kata Gene McGillian, manajer riset pasar Tradition Energy, seperti dilansir Bloomberg, Jumat. BESTPROFIT

Harga hanya akan bergerak di kisaran terbatas mulai sekarang hingga pertemuan OPEC," prediksi Paul Crovo, analis PNC Capital Advisors LLC. Menurutnya, bahkan jika ada sedikit peningkatan produksi, hal itu dibutuhkan untuk mencegah penurunan persediaan yang lebih serius.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)