Postingan

Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

BEI Buka Kode Domisili Investor di BEI Mulai Perdagangan Hari Ini, Senin (25/8/2025)

  PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penyempurnaan format distribusi data yang mulai berlaku pada Senin, 25 Agustus 2025. Melansir siaran pers di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/8/2025), sebelumnya distribusi informasi data ringkasan ( summary ) perdagangan hanya dilakukan pada akhir hari perdagangan. Kini BEI juga melakukan distribusi informasi tersebut pada akhir Sesi 1 Perdagangan. Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen BEI untuk senantiasa meningkatkan layanan, serta kemudahan akses informasi bagi seluruh pemangku kepentingan guna membantu pengambilan keputusan investasi yang lebih baik. BEI melakukan penyempurnaan dengan menambah distribusi 8 file  data, yang sebelumnya hanya pada akhir perdagangan, kini juga didistribusikan pada akhir Sesi I Perdagangan. Adapun  file  yang juga didistribusikan pada akhir Sesi 1 Perdagangan meliputi  summary  aktivitas transaksi berdas...

Dua Anak Usaha Waskita Karya (WSKT) Kembali Restrukturisasi Utang

  Dua anak perusahaan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) kembali melakukan restrukturisasi utang. Melansir keterbukaan informasi Senin (25/82025), kedua anak usaha WSKT itu adalah PT Waskita Fim Perkasa Realti (WFPR) dan PT Waskita Karya Realty (WSKR). WSKR merupakan anak perusahaan WSKT dengan kepemilikan saham sebesar 99,99%. Pada tahun 2022, WSKR telah menerbitkan dua Medium Term Notes (MTN). Yaitu, MTN III Tahun 2022 Tahap I sampai dengan IV dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp475 miliar dan MTN IV Tahun 2022 dengan jumlah keseluruhan sebesar Rp85 miliar. Terkait hal itu, WSKR menyampaikan Usulan Pembayaran MTN tersebut melalui surat nomor 265/WSKR/DIR/2025 tanggal 02 Juli 2025 kepada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR). Perusahaan pun telah menerima konfirmasi melalui e-mail pada tanggal 22 Agustus 2025. Pemegang MTN III dan MTN IV melalui keputusan Pemegang Medium Term Notes PT Waskita Karya Realty Tahun 2022, telah memberikan persetujuan berdas...

IHSG Menguat pada Senin (25/8/2025) Pagi, SCMA, CTRA, BBTN Top Gainers LQ45

  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Senin (25/8/2025). Pukul 09.01 WIB, IHSg menguat 73,19 poin atau 0,92% ke 7.933,65.  Sebanyak 354 saham naik, 90 saham turun dan 197 saham stagnan. Seluruh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor teknologi yang naik 1,72%, sektor barang konsumen siklikal yang naik 1,38% dan sektor properti yang naik 1,31%. Total volume perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai 1,88 miliar saham dengan total nilai Rp 1,01 triliun. Top gainers LQ45 pagi ini adalah: 1. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) (12%) 2. PT Ciputra Development Tbk (CTRA) (4,46%) 3. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) (2,76%) Top losers LQ45 pagi ini adalah: 1. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) (-0,74%) 2. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) (-0,49%) 3. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) (-0,43%)