Postingan

Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Ahli Menduga Vaksin Corona Tak Ampuh Bagi Penderita Obesitas

  Penelitian dari Universitas North Carolina menyatakan hampir 50 persen orang yang mengidap obesitas meninggal dunia akibat Covid-19 . Peneliti menduga hal ini membuat vaksin untuk melawan penyakit tersebut kurang efektif. Riset dari para ahli itu mengingatkan bahwa risiko bagi penderita obesitas lebih besar dari perkiraan sebelumnya berdasarkan sebuah studi komprehensif yang menggunakan data global. Melansir The Guardian , Kamis (27/8) orang dengan obesitas dengan Body Mass Index (BMI) lebih dari 30, berisiko lebih besar terkena virus corona dalam segala hal. Risiko penderita obesitas berakhir di rumah sakit karena Covid-19 meningkat 113 persen. Dari jumlah itu, penderita obesitas yang dirawat di ruang perawatan intensif sebesar 74 persen dan memiliki risiko kematian yang lebih tinggi akibat virus sebesar 48 persen. "Itu angka menakutkan yang cukup tinggi. Jauh lebih tinggi dari yang pernah saya duga," ujar peneliti UNC Barry Popkin. Studi yang diterbitkan dalam...

Perlu Dorong Belanja Orang Menengah dan Kaya Agar Tak Resesi

  Pemerintah memutuskan untuk melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) meskipun pandemi  virus corona belum reda. Kebijakan ditempuh untuk menggerakkan aktivitas masyarakat, sehingga pertumbuhan ekonomi yang tertekan corona bisa bangkit lagi. Namun, langkah tersebut mendapat sorotan dari Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Muhamad Chatib Basri. Ia berpendapat pelonggaran PSBB hanya memberikan dampak sementara terhadap perekonomian nasional. Pasalnya, virus corona di Indonesia justru makin bertambah. "Bagaimana menjelaskan ini? Dugaan saya, re-opening memang mendorong pembalikan ekonomi secara tajam namun setelah itu efeknya mereda dan tak memperbaiki keadaan," ungkap Chatib seperti dikutip dari akun Twitternya @ChatibBasri. Dugaan itu didasarkannya pada survei  Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) yang menunjukkan masyarakat memandang kondisi ekonomi terburuk aakibat corona terjadi...

Keyakinan Investor Jerman Naik ke Level Tertinggi Sejak 2004

  Indeks keyakinan  investor   Jerman melonjak ke level tertinggi dalam hampir 17 tahun terakhir pada Agustus lalu atau yang tertinggi sejak 2004 silam. Ini seiring dengan akselerasi ekonomi Eropa yang mulai pulih dari dampak pandemi  virus corona . Barometer bulanan Institut ZEW yang mengukur sentimen ekonomi mengadakan survei terhadap 178 analis. Hasilnya, angka keyakinan investor melonjak, naik 12,2 poin dari capaian Juli lalu menjadi 71,5. Survei ini juga menyatakan bahwa tren keyakinan di Uni Eropa secara rata-rata naik 4,4 poin menjadi 64. "Tanda-tanda pemulihan ekonomi yang kuat di musim panas terus muncul. Ini sejalan dengan suasana pasar keuangan yang cukup optimis," ucap Kepala Ekonom LBBW Uwe Burkert, seperti dikutip dari AFP, Selasa (11/8). Sementara, survei yang diadakan FactSet memproyeksikan penurunan kecil atas kepercayaan investor dari 59,3 menjadi 58. Menurut angka yang dirilis minggu lalu, terjadi peningkatan yang sehat pada produksi i...