Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Harga Gas Alam Menguat Meski Masih di Level Terendah

  Seminggu Selasa, 26 Mei 2026 / 08:55 WIB INDEKS BERITA Harga Gas Alam Menguat Meski Masih di Level Terendah Seminggu ILUSTRASI. Produksi Gas Alam (KONTAN/Daniel Prabowo) Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga gas alam berjangka AS naik menjadi US$ 2,93 per MMBtu pada perdagangan Selasa (26/5). Tetapi harga gas alam tetap berada di dekat level terendah dalam satu minggu karena prospek cuaca yang lebih hangat dan peningkatan persediaan terus menekan harga. Suhu diperkirakan akan tetap mendekati normal musiman hingga awal Juni, mengurangi ekspektasi peningkatan permintaan sektor energi. Laporan Energy Information Administration (EIA) AS terbaru menunjukkan, perusahaan energi menyuntikkan 101 bcf gas ke dalam penyimpanan pada minggu yang berakhir 15 Mei. Jumlah itu lebih besar dari ekspektasi pasar untuk penambahan 95 bcf dan peningkatan rata-rata lima tahun sebesar 92 bcf untuk periode yang sama. Hal itu memperkuat kekhawatiran tentang pasokan yang melimpah. Seperti dikutip Tradingeconomics, Selasa (26/5), permintaan gas umpan yang lebih lemah dari fasilitas ekspor menambah tekanan lebih lanjut, dengan aliran ke terminal utama AS menurun dari rekor 18,8 bcfd pada bulan April menjadi sekitar 17,0 bcfd pada bulan Mei. Ini karena pemeliharaan musiman di pabrik-pabrik termasuk Golden Pass LNG dan Freeport LNG. Namun demikian, beberapa sentimen positif muncul setelah laporan menunjukkan bahwa tiga kargo LNG AS diperkirakan akan tiba di China pada bulan Juni, pengiriman pertama sejak Februari 2025.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini