IHSG Dibuka Menguat ke 6.214, Top Gainers LQ45: CUAN, BRPT dan EMTK

  IHSG Dibuka Menguat ke 6.214, Top Gainers LQ45: CUAN, BRPT dan EMTK, Selasa (26/5) Selasa, 26 Mei 2026 / 09:12 WIB INDEKS BERITA IHSG Dibuka Menguat ke 6.214, Top Gainers LQ45: CUAN, BRPT dan EMTK, Selasa (26/5) ILUSTRASI. Investor ritel mengamati IHSG lewat gawainya yang Ditutup Melemah (KONTAN/Cheppy A. Muchlis) Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan kenaikan pada perdagangan pagi ini, setelah sempat dibuka di zona merah. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG menguat 0,14% ke level 6.214,95 pada hari Selasa (26/5/2026) pukul 09.04 WIB. Kenaikan IHSG ditopang mayoritas indeks sekltoral yang dipimpin sektor infrastruktur, barang baku, transportasi, energi, perindustrian, teknologi, kesehatan dan barang konsumer non primer. Baca Juga: IHSG Ambruk 3,08% ke 6.396 Sesi I, Selasa (19/5), Top Losers LQ45: CUAN, INCO, DEWA Total volume perdagangan saham di BEI pagi ini mencapai 1,7...

Harga Gas Alam Menguat Meski Masih di Level Terendah

  Seminggu Selasa, 26 Mei 2026 / 08:55 WIB INDEKS BERITA Harga Gas Alam Menguat Meski Masih di Level Terendah Seminggu ILUSTRASI. Produksi Gas Alam (KONTAN/Daniel Prabowo) Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga gas alam berjangka AS naik menjadi US$ 2,93 per MMBtu pada perdagangan Selasa (26/5). Tetapi harga gas alam tetap berada di dekat level terendah dalam satu minggu karena prospek cuaca yang lebih hangat dan peningkatan persediaan terus menekan harga. Suhu diperkirakan akan tetap mendekati normal musiman hingga awal Juni, mengurangi ekspektasi peningkatan permintaan sektor energi. Laporan Energy Information Administration (EIA) AS terbaru menunjukkan, perusahaan energi menyuntikkan 101 bcf gas ke dalam penyimpanan pada minggu yang berakhir 15 Mei. Jumlah itu lebih besar dari ekspektasi pasar untuk penambahan 95 bcf dan peningkatan rata-rata lima tahun sebesar 92 bcf untuk periode yang sama. Hal itu memperkuat kekhawatiran tentang pasokan yang melimpah. Seperti dikutip Tradingeconomics, Selasa (26/5), permintaan gas umpan yang lebih lemah dari fasilitas ekspor menambah tekanan lebih lanjut, dengan aliran ke terminal utama AS menurun dari rekor 18,8 bcfd pada bulan April menjadi sekitar 17,0 bcfd pada bulan Mei. Ini karena pemeliharaan musiman di pabrik-pabrik termasuk Golden Pass LNG dan Freeport LNG. Namun demikian, beberapa sentimen positif muncul setelah laporan menunjukkan bahwa tiga kargo LNG AS diperkirakan akan tiba di China pada bulan Juni, pengiriman pertama sejak Februari 2025.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)