Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

18 Saham Dikeluarkan, Ini Daftar Saham BEI yang Bertahan Di Indeks MSCI

 

Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengeluarkan 18 saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari konstituen indeks. Lalu, saham apa saja yang masih menjadi penghuni indeks MSCI?

MSCI resmi mengumumkan hasil index review periode Mei 2026 pada Rabu (13/5). Perubahan hasil review MSCI ini akan berlaku efektif mulai 1 Juni 2026 setelah penutupan perdagangan pada 29 Mei 2026.

Dalam rebalancing terbaru tersebut, MSCI mengeluarkan sejumlah saham dari MSCI Global Standard Indexes maupun MSCI Small Cap Indexes.

Meski demikian, masih banyak saham Bursa Efek Indonesia (BEI) yang tetap bertahan sebagai konstituen indeks MSCI.

Keberadaan saham dalam indeks MSCI biasanya menjadi perhatian investor karena berpotensi memengaruhi aliran dana asing, khususnya dari fund manager global yang menggunakan MSCI sebagai acuan investasi.

Berikut sejumlah saham BEI yang masih menjadi anggota MSCI Global Standard Indexes setelah review Mei 2026:

Sektor Perbankan
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)

Sektor Telekomunikasi dan Teknologi
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

Sektor Konsumer dan Ritel
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Sektor Energi dan Komoditas
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
- PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)
- PT United Tractors Tbk (UNTR)
- PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Sektor Industri dan Infrastruktur
- PT Astra International Tbk (ASII)
- PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)
- PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)

Sektor Properti dan Lainnya
- PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
- PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)

Sementara itu, saham yang resmi keluar dari MSCI Global Standard Indexes pada review Mei 2026 yakni:

  1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
  2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
  3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
  4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
  5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
  6. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

Khusus saham AMRT, MSCI memindahkannya ke MSCI Small Cap Indexes. 

Daftar saham yang keluar dari MSCI Small Cap Indexes meliputi:

  1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
  2. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
  3. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)
  4. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
  5. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
  6. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
  7. PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI)
  8. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)
  9. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)
  10. PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC)
  11. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
  12. PT Triputra Agro Persada Tbk (TPAG) -
  13. PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)

Pelaku pasar menilai saham-saham yang tetap bertahan di MSCI berpotensi memperoleh perhatian lebih besar dari investor institusi global karena dinilai memiliki likuiditas dan kapitalisasi pasar yang memenuhi standar indeks internasional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini