Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Arah IHSG usai Prabowo ubah aturan ekspor dan BI Rate naik

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan volatilitas pada perdagangan Kamis (21/5), setelah turun 0,82% ke level 6.318,50 kemarin.

Indeks sebelumnya sempat naik ke level tertinggi di 6.459,56 dan terendah di 6.352,20 pada Rabu, setelah presiden Prabowo Subianto menyampaikan kerangka makroekonomi yang mendasari rancangan APBN 2027 di DPR.

Dalam pidato tersebut, Prabowo juga menyampaikan kebijakan baru yang mengatur ekspor hasil Sumber Daya Alam (SDA) lewat entitas bentukan pemerintah.

“Diperkirakan investor akan cenderung wait and see terlebih dulu menyikapi asumsi RAPBN 2027 dan kebijakan ekspor SDA tersebut,” jelas analis Phintraco Sekuritas, dalam catatan yang disampaikan kepada investor.

Baca Juga: IHSG turun 0,82%, giliran rupiah menguat ke Rp17.654/US$

Secara teknikal, analis Phintraco menilai indikator Stochastic RSI pada IHSG berada di area oversold dan berpotensi membentuk Golden Cross. Histogram negatif dalam indikator MACD pada indeks juga disebut masih berlanjut.

“Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak variatif pada kisaran support 6.200-6.250 dan resistance pada 6.400-6.450,” jelas analis Phintraco.

Tak lama setelah pidato Prabowo di DPR, Bank Indonesia (BI) mengumumkan kenaikan suku bunga acuan sebesar 50 basis points (bps).

Laporan IDNFinancials.com sebelumnya mencatat ini adalah kenaikan suku bunga pertama di Indonesia untuk 2 tahun terakhir atau sejak April 2025. Data historis BI-7DRR mencatat suku bunga belum pernah mengalami kenaikan dalam rentang waktu ini.

Analis Phintraco menilai investor tetap perlu mencermati efek kenaikan suku bunga BI, terhadap nilai tukar rupiah.

“Serta perlu diwaspadai dampak negatifnya terhadap sektor properti dan perusahaan yang banyak memiliki hutang,” imbuh analis Phintraco.

Dari pasar valuta asing, nilai tukar rupiah menguat 0,29% ke level Rp17.654 pada perdagangan Rabu. Namun sejak awal tahun, rupiah telah melemah 5,84% terhadap dolar Amerika Serikat (AS). (KR)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini