SpaceX anjlok, kekayaan Musk turun US$150 miliar dalam sehari
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Ekonom Peter Schiff menyoroti penyusutan nilai kekayaan Elon Musk sekitar US$150 miliar dalam sehari setelah saham SpaceX jatuh 16,5% pada Senin (22/6),dan menyebut angka itu bahkan melampaui total kekayaan investor legendaris Warren Buffett.
Dikutip dari TheStreet, penurunan saham SpaceX (SPCX) sebesar 16,5% dalam satu sesi perdagangan pada Senin (22/6) diperkirakan memangkas sekitar US$150 miliar dari nilai kepemilikan Musk di perusahaan tersebut.
Meski menyoroti besarnya penurunan itu, Schiff mengatakan tidak ada alasan untuk merasa kasihan kepada Musk karena bos SpaceX dan Tesla tersebut masih menjadi satu-satunya triliuner di dunia.
Penurunan saham SpaceX juga menarik perhatian investor kripto. Saat melantai di Nasdaq pada 12 Juni 2026 dengan harga US$135 per saham, SpaceX disebut mencatat permintaan lebih dari US$1 miliar untuk versi tokenisasi sahamnya di berbagai platform kripto.
Bybit, Bitget Wallet, dan Binance Wallet saat itu menawarkan SPCXx, yakni produk tokenisasi saham SpaceX yang diterbitkan melalui xStocks, protokol yang mengubah saham riil menjadi token berbasis blockchain.
Namun, permintaan yang jauh melampaui pasokan membuat ketiga platform itu membatalkan kampanye pada hari pencatatan saham dan mengembalikan dana investor.
Schiff sebelumnya juga pernah menyoroti kekayaan Musk untuk mengamati cara pasar modern menilai kekayaan. Setelah IPO SpaceX awal bulan ini, ia menulis bahwa Musk menjadi orang pertama yang melampaui John D. Rockefeller sebagai warga negara terkaya dalam sejarah.
Namun, Schiff menambahkan bahwa jika disesuaikan dengan inflasi lebih dari satu abad, Rockefeller menghasilkan sekitar US$2 miliar per tahun dalam pendapatan riil, bukan sekadar kekayaan di atas kertas. Sebaliknya, Musk tidak menerima gaji dari perusahaan-perusahaannya.
Menurut Schiff, naik-turunnya kekayaan ekstrem Musk lebih mencerminkan sentimen investor dan naik-turunnya harga saham, bukan uang tunai nyata yang ia terima. Contohnya terlihat saat saham SpaceX anjlok, yang membuktikan betapa cepatnya kekayaan ratusan miliar dolar bisa hilang dalam sehari hanya karena bergantung pada valuasi satu perusahaan.
Belum diketahui apakah saham SpaceX akan pulih dalam sesi-sesi berikutnya. Namun, komentar Schiff kembali menegaskan perbedaan antara kekayaan yang berfluktuasi mengikuti suasana pasar dan kekayaan yang benar-benar dihasilkan. (ARF)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar