Harga minyak naik pada perdagangan awal pekan ini. Mengutip Bloomberg,
Harga
minyak naik pada perdagangan awal pekan ini. Mengutip Bloomberg, Senin
(22/6/2026) pukul 07.33 WIB, Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk
pengiriman Agustus 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 77,55 per
barel, naik 2,24% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 75,85 per barel. Harga
minyak naik setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang Iran jika
Hizbullah terus menyerang Israel. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang
kemajuan perundingan perdamaian antara Washington dan Teheran. Negosiasi antara
Iran dan AS pada Minggu (21/6) di Swiss kurang mulus lantaran media Iran
melaporkan bahwa Iran menghentikan pembicaraan di Swiss setelah ancaman Trump.
Baca Juga: Rupiah Masih Berpeluang Tertekan pada Senin (22/6), Simak Sentimen
Penggeraknya Namun, orang-orang yang mengetahi masalah tersebut mengatakan
bahwa negosiasi dilanjutkan. Pertemuan tingkat tinggi di Swiss berlangsung di
awal periode negosiasi selama 60 hari, setelah Trump menandatangani nota
kesepahaman pekan lalu yang memulai proses deeskalasi. Meskipun Iran mengklaim
telah menutup Selat Hormuz sekali lali, jutaan barel minyak terus mengalir
melalui jalur air tersebut selama akhir pekan.
Komentar
Posting Komentar