Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Masih beredar di level tinggi, harga emas koreksi




PT Best Profit Futures Pekanbaru Harga emas masih bergerak kuat di atas level US$ 1.300 sejak awal tahun. Senin pukul 7.25 WIB, harga emas untuk pengiriman Februari di Commodity Exchange tergerus 0,1% ke level US$ 1.321 per ons troi ketimbang posisi akhir pekan lalu. 

Meski koreksi, harga emas masih bertahan di atas US$ 1.320. Dalam tiga hari perdagangan terakhir, harga emas masih bergerak di atas level tersebut. Penurunan harga emas hari ini salah satunya disebabkan oleh nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) yang menguat tipis. Indeks dollar yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia naik dalam dua hari berturut-turut. Best Profit Pekanbaru

Pagi ini, indeks dollar berada di 91,999, naik tipis dari posisi pekan lalu pada 91,949.Georgette Boele, analis ABN Amro mengatakan, harga emas berada dalam kondisi bullish cukup lama. "Ketika pasar sudah aktif lagi, harga emas akan kembali turun dan dollar AS akan pulih," kata dia kepada CNBC. 

Analisis Reuters pada kontrak fed funds futures CME Group menunjukkan, trader memperkirakan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga hanya dua kali tahun ini, lebih rendah ketimbang rencana The Fed sebanyak tiga kali. Kenaikan suku bunga akan mengerek dollar AS dan menekan harga emas. PT Bestprofit Pekanbaru

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini