Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Emas rebound dari level terendah sepekan

 
BEST PROFIT Emas rebound dari posisi terendah sepekan. Komoditas logam mulia menguat di tengah pelemahan dollar AS. Mengutip CNBC, emas spot naik 0,25% menjadi US$ 1.330,91 per ons troi pada Kamis pukul 12.36 ET. Pada sesi sebelumnya, emas spot turun 0,8%, penurunan terbesar sejak 7 Desember. 
 
Sementara, harga emas berjangka untuk pengiriman Februari di Comex bertahan di level US$ 1.327,7 per ons troi. Namun, di pasar elektronik Asia, emas naik ke US$ 1.328,5 per ons troi pada Jumat pukul 07.33 WIB.Emas naik tipis, karena pergerakan mata uang Paman Sam kembali melemah. Indeks dollar berbalik turun lantaran investor global berusaha mendiversifikasi kepemilikan dollar mereka ke mata uang lain seperti euro. BESTPROFIT

Meski demikian, analis menduga, harga emas masih rentan jatuh. Emas terus diperdagangkan berseberangan dengan pergerakan dolar AS. Kami menilai dollar telah turun terlalu banyak. Ada peluang kenaikan dollar yang lebih besar menuju kuartal kedua sehingga emas akan bergerak kembali di bawah US$ 1.300 dan menuju US$ 1.250 pada pertengahan tahun," kata Carsten Menke, analis Julius Baer, seperti dilansir CNBC, Jumat dini hari. PT BESTPROFIT

Analis teknikal Reuters, Wang Tao menduga, emas spot akan turun ke level US$ 1.311 per ons troi, karena telah menembus support US$ 1.329. Di sisi lain, sejumlah analis menyebut, koreksi harga mata uang digital bisa mendukung emas. "Broker di Eropa melaporkan bahwa investor semakin banyak bertanya tentang beralih dari cryptocurrencies ke emas," kata analis ANZ dalam catatan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)