Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Emas rebound dari level terendah sepekan

 
BEST PROFIT Emas rebound dari posisi terendah sepekan. Komoditas logam mulia menguat di tengah pelemahan dollar AS. Mengutip CNBC, emas spot naik 0,25% menjadi US$ 1.330,91 per ons troi pada Kamis pukul 12.36 ET. Pada sesi sebelumnya, emas spot turun 0,8%, penurunan terbesar sejak 7 Desember. 
 
Sementara, harga emas berjangka untuk pengiriman Februari di Comex bertahan di level US$ 1.327,7 per ons troi. Namun, di pasar elektronik Asia, emas naik ke US$ 1.328,5 per ons troi pada Jumat pukul 07.33 WIB.Emas naik tipis, karena pergerakan mata uang Paman Sam kembali melemah. Indeks dollar berbalik turun lantaran investor global berusaha mendiversifikasi kepemilikan dollar mereka ke mata uang lain seperti euro. BESTPROFIT

Meski demikian, analis menduga, harga emas masih rentan jatuh. Emas terus diperdagangkan berseberangan dengan pergerakan dolar AS. Kami menilai dollar telah turun terlalu banyak. Ada peluang kenaikan dollar yang lebih besar menuju kuartal kedua sehingga emas akan bergerak kembali di bawah US$ 1.300 dan menuju US$ 1.250 pada pertengahan tahun," kata Carsten Menke, analis Julius Baer, seperti dilansir CNBC, Jumat dini hari. PT BESTPROFIT

Analis teknikal Reuters, Wang Tao menduga, emas spot akan turun ke level US$ 1.311 per ons troi, karena telah menembus support US$ 1.329. Di sisi lain, sejumlah analis menyebut, koreksi harga mata uang digital bisa mendukung emas. "Broker di Eropa melaporkan bahwa investor semakin banyak bertanya tentang beralih dari cryptocurrencies ke emas," kata analis ANZ dalam catatan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini