Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Investor profit taking


PT Best Profit Futures Pekanbaru Setelah sempat menyentuh rekor di 6.445,91 jelang perdagangan sesi pertama berakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup turun di hari pertama perdagangan 2018. IHSG turun 0,26% menjadi 6.339,24. 

Analis Semesta Indovest Aditya Perdana Putra melihat, penurunan indeks saham ini dipengaruhi tingkat inflasi Desember yang cukup tinggi, yakni 0,71%. "Selain itu, para pelaku pasar pun melakukan aksi ambil untung alias profit taking," ujar dia, kemarin. Best Profit Pekanbaru

Aksi profit taking ini pun diperkirakan berlanjut hingga hari ini. Ia memprediksi IHSG akan melemah dan bergerak di kisaran 6.270–6.360.Secara teknikal, analis Erdikha Elit Sekuritas Okky Jonathan Siahaan melihat, indeks saham akan bergerak sideways cenderung melemah lantaran stochastic overbought dan sangat mahal. PT Bestprofit Pekanbaru

Namun, potensi January effect sangat mungkin terjadi," ujar dia.Hari ini, Okky memprediksi IHSG akan bergerak pada rentang 6.256–6.356. Tetapi jika level resistance tertembus, maka pergerakan bullish dapat berlanjut ke level 6.483. Saham yang menarik dicermati ialah ACES, ASII, CTRA, JSMR dan WIKA. Aditya menyarankan AALI, SMGR, JPFA, PGAS, ANTM dan ACES.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)