Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Isu proteksionisme menekan dollar AS



PT BESTPROFIT Kebijakan proteksionisme ekonomi yang diusung Amerika Serikat semakin melemahkan posisi dollar AS. Tak heran, euro berhasil unggul terhadap dollar AS. Mengutip Bloomberg, Kamis pukul 19.31 WIB, pasangan EUR/USD naik tipis 0,05% ke level 1,2414. 

Puja Purbaya Sakti, analis PT Rifan Financindo Berjangka menilai, sebelumnya dollar melemah karena komentar Menteri Keuangan Amerika serikat (AS) Steven Mnuchin yang menyatakan pelemahan greenback akan menguntungkan AS. Tekanan semakin besar lantaran kebijakan Presiden Donald Trump yang memproteksi perdagangan. 

AS mengumumkan rencana penetapan bea masuk produk mesin cuci dan panel surya di Amerika Serikat (AS). Ini menimbulkan sinyal proteksionisme yang makin besar. Akibatnya, pasar melarikan diri dari aset dollar AS. BEST PROFIT

Di sisi lain, euro didukung rilis data service PMI Jerman, Prancis dan kawasan Eropa yang secara umum positif. Flash Services PMI Prancis tumbuh di level 59,3. Sedangkan Flash Services PMI Jerman naik ke level 57. 

Pergerakan euro selanjutnya masih menantikan keputusan suku bunga ECB dan pernyataan akan kebijakan moneternya. "Ada kemungkinan besar ECB akan mempertahankan suku bunga lebih rendah dalam jangka waktu cukup panjang," kata Puja. BESTPROFIT

Meski sentimen ECB kurang mendukung, namun dihadapan dollar yang terus tertekan krisis internal, nampaknya euro bakal  lebih unggul. Puja merekomendasikan buy pairing EUR/USD di level 1,2465. Level support di 1,2329-1,2245, serta resistance di 1,252-1,2565.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini