Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Isu proteksionisme menekan dollar AS



PT BESTPROFIT Kebijakan proteksionisme ekonomi yang diusung Amerika Serikat semakin melemahkan posisi dollar AS. Tak heran, euro berhasil unggul terhadap dollar AS. Mengutip Bloomberg, Kamis pukul 19.31 WIB, pasangan EUR/USD naik tipis 0,05% ke level 1,2414. 

Puja Purbaya Sakti, analis PT Rifan Financindo Berjangka menilai, sebelumnya dollar melemah karena komentar Menteri Keuangan Amerika serikat (AS) Steven Mnuchin yang menyatakan pelemahan greenback akan menguntungkan AS. Tekanan semakin besar lantaran kebijakan Presiden Donald Trump yang memproteksi perdagangan. 

AS mengumumkan rencana penetapan bea masuk produk mesin cuci dan panel surya di Amerika Serikat (AS). Ini menimbulkan sinyal proteksionisme yang makin besar. Akibatnya, pasar melarikan diri dari aset dollar AS. BEST PROFIT

Di sisi lain, euro didukung rilis data service PMI Jerman, Prancis dan kawasan Eropa yang secara umum positif. Flash Services PMI Prancis tumbuh di level 59,3. Sedangkan Flash Services PMI Jerman naik ke level 57. 

Pergerakan euro selanjutnya masih menantikan keputusan suku bunga ECB dan pernyataan akan kebijakan moneternya. "Ada kemungkinan besar ECB akan mempertahankan suku bunga lebih rendah dalam jangka waktu cukup panjang," kata Puja. BESTPROFIT

Meski sentimen ECB kurang mendukung, namun dihadapan dollar yang terus tertekan krisis internal, nampaknya euro bakal  lebih unggul. Puja merekomendasikan buy pairing EUR/USD di level 1,2465. Level support di 1,2329-1,2245, serta resistance di 1,252-1,2565.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)