Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Investasi mobil listrik mencapai US$ 90 miliar

PT BESTPROFIT Produsen mobil global melipatgandakan belanja modal untuk kendaraan listrik dan baterai. Analisis Reuters menunjukkan, investasi produsen mobil secara global di kendaraan listrik mencapai US$ 90 miliar dan terus bertumbuh.Investasi pada kendaraan listrik tersebut mencakup US$ 19 miliar di Amerika Serikat, China sebesar US$ 21 miliar dan Jerman senilai US$ 52 miliar. 

Saat ini penjualan mobil listrik memang masih mungil, hanya sekitar 1% dari total 90 juta unit kendaraan yang terjual setiap tahun. Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) Tesla Inc menjadi pemain yang paling dominan. Tahun lalu, Tesla menjual lebih dari 100.000 unit mobil listrik.

Para produsen otomotif terkemuka di dunia diperkirakan akan agresif merilis puluhan model mobil listrik dan mobil hibrida listrik dalam lima tahun ke depan. Namun banyak yang bertanya siapakah yang akan membeli semua kendaraan tersebut? "Kami semua masuk," kata Bill Ford Jr, Executive Chairman Ford Motor. BEST PROFIT

Perusahaan ini akan menanamkan modal sebesar US$ 11 miliar untuk pengembangan mobil listrik. Namun, Bill juga masih meraba-raba konsumen produk mobil ramah lingkungan ini. Mike Jackson, Chief Executive AutoNation Inc, jaringan ritel otomotif terbesar AS mengatakan, Tesla menghadapi persaingan nyata. Pada 2030, dia memperkirakan, penjualan kendaraan listrik bisa mencapai 15%-20% dari total penjualan kendaraan baru di AS. 

Sejumlah eksekutif otomotif di AS dan Jerman mengatakan, sebagian besar investasi dialokasikan di China karena pemerintah di sana telah memberlakukan kuota kendaraan listrik mulai tahun 2019. Produsen mobil utama sebagian juga mendapat tekanan dari regulator Eropa dan California untuk mengurangi emisi karbon dari bahan bakar fosil. BESTPROFIT

Chief Executive Daimler AG Dieter Zetsche mengatakan, pihaknya akan menghabiskan setidaknya US$ 11,7 miliar untuk pengembangan mobil hibrida listrik. Dana tersebut untuk mengembangkan kendaraan compact sampai truk heavy duty.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini