Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Investasi mobil listrik mencapai US$ 90 miliar

PT BESTPROFIT Produsen mobil global melipatgandakan belanja modal untuk kendaraan listrik dan baterai. Analisis Reuters menunjukkan, investasi produsen mobil secara global di kendaraan listrik mencapai US$ 90 miliar dan terus bertumbuh.Investasi pada kendaraan listrik tersebut mencakup US$ 19 miliar di Amerika Serikat, China sebesar US$ 21 miliar dan Jerman senilai US$ 52 miliar. 

Saat ini penjualan mobil listrik memang masih mungil, hanya sekitar 1% dari total 90 juta unit kendaraan yang terjual setiap tahun. Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) Tesla Inc menjadi pemain yang paling dominan. Tahun lalu, Tesla menjual lebih dari 100.000 unit mobil listrik.

Para produsen otomotif terkemuka di dunia diperkirakan akan agresif merilis puluhan model mobil listrik dan mobil hibrida listrik dalam lima tahun ke depan. Namun banyak yang bertanya siapakah yang akan membeli semua kendaraan tersebut? "Kami semua masuk," kata Bill Ford Jr, Executive Chairman Ford Motor. BEST PROFIT

Perusahaan ini akan menanamkan modal sebesar US$ 11 miliar untuk pengembangan mobil listrik. Namun, Bill juga masih meraba-raba konsumen produk mobil ramah lingkungan ini. Mike Jackson, Chief Executive AutoNation Inc, jaringan ritel otomotif terbesar AS mengatakan, Tesla menghadapi persaingan nyata. Pada 2030, dia memperkirakan, penjualan kendaraan listrik bisa mencapai 15%-20% dari total penjualan kendaraan baru di AS. 

Sejumlah eksekutif otomotif di AS dan Jerman mengatakan, sebagian besar investasi dialokasikan di China karena pemerintah di sana telah memberlakukan kuota kendaraan listrik mulai tahun 2019. Produsen mobil utama sebagian juga mendapat tekanan dari regulator Eropa dan California untuk mengurangi emisi karbon dari bahan bakar fosil. BESTPROFIT

Chief Executive Daimler AG Dieter Zetsche mengatakan, pihaknya akan menghabiskan setidaknya US$ 11,7 miliar untuk pengembangan mobil hibrida listrik. Dana tersebut untuk mengembangkan kendaraan compact sampai truk heavy duty.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)