Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Harga emas sempat melonjak akibat rencana China menghentikan pembelian surat utang AS

 
PT Best Profit Futures Pekanbaru Harga emas terkoreksi setelah melonjak pada perdagangan kemarin. Kamis pukul 7.37 WIB, harga emas untuk pengiriman Februari 2018 di Commodity Exchange turun tipis ke US$ 1.319,20 per ons troi. 
 
Kemarin, harga emas naik 0,43% ke US$ 1.319,30 per ons troi. Kenaikan harga emas ini dipicu oleh kabar rekomendasi pejabat China untuk mengurangi atau menghentikan pembelian surat utang Amerika Serikat (AS). Best Profit Pekanbaru

Kabar ini menekan nilai tukar dollar AS dan menguatkan harg emas. Dollar yang sudah tertekan akibat rencana Bank of Japan untuk memangkas pembelian surat utang, makin terpuruk.Imbal hasil US treasury terus menanjak, ini bisa menekan harga emas, tapi nyatanya hal ini diacuhkan pasar setelah kabar dari China. PT Bestprofit Pekanbaru

Kata Daniele Briesemann, analis Commerzbank kepada Reuters. Hari Rabu, nilai tukar dollar AS merosot setelah adanya kabar rencana China. Pasangan mata uang USD/JPY mencatat penurunan terbesar dalam delapan bulan terakhir.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)