Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Lamborghini Aventador Bakal Dielektrifikasi, Apa Keuntungannya


PT BESTPROFIT Aventador S memang terlihat sebagai sebuah supercar yang mengesankan, lihat saja teknologi rem carbon ceramic hingga four-wheel steering. Namun, dibanding kompetitornya, Lamborghini masih mengandalkan mesin naturally aspirated dibanding kompetitornya.

Aventador diperkenalkan pertama kali sebagai penerus Murcielago pada Februari 2011 lalu, artinya Aventador sudah berumur 7 tahun. Dilansir Autoevolution, penerus semangat dari Aventador diperkirakan hadir paling cepat 2020 mendatang.

Sebelum saat itu tiba, Anda bisa mengharapkan satu lagi varian dari Aventador, yakni Aventador Performante. Seperti halnya Huracan Performante yang disempurnakan pada bagian knalpot dan juga sistem aerodinamikanya. Edisi khusus tersebut setidaknya memberikan kesempatan Aventador untuk bersaing dengan mobil terbaik dari Ferrari dan McLaren. BEST PROFIT

Maurizio Reggiani, Direktur R&D Lamborghini, mengungkapkan mesin V12 akan tetap digunakan, dengan penambahan sistem elektrifikasi. Solusi yang biasa digunakan oleh pabrikan adalah menyematkan motor elektrik untuk menggerakkan poros roda depan, yang menjadikannya all-wheel-drive.

Tantangan terbesarnya adalah bobot. Saat ini Lamborghini Aventador S memiliki bobot 1.575 kg meskipun sudah menggunakan sasis monokok berbahan serat karbon. Jika disematkan sistem motor elektrik, maka bobot tersebut akan membengkak. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini