Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Lamborghini Aventador Bakal Dielektrifikasi, Apa Keuntungannya


PT BESTPROFIT Aventador S memang terlihat sebagai sebuah supercar yang mengesankan, lihat saja teknologi rem carbon ceramic hingga four-wheel steering. Namun, dibanding kompetitornya, Lamborghini masih mengandalkan mesin naturally aspirated dibanding kompetitornya.

Aventador diperkenalkan pertama kali sebagai penerus Murcielago pada Februari 2011 lalu, artinya Aventador sudah berumur 7 tahun. Dilansir Autoevolution, penerus semangat dari Aventador diperkirakan hadir paling cepat 2020 mendatang.

Sebelum saat itu tiba, Anda bisa mengharapkan satu lagi varian dari Aventador, yakni Aventador Performante. Seperti halnya Huracan Performante yang disempurnakan pada bagian knalpot dan juga sistem aerodinamikanya. Edisi khusus tersebut setidaknya memberikan kesempatan Aventador untuk bersaing dengan mobil terbaik dari Ferrari dan McLaren. BEST PROFIT

Maurizio Reggiani, Direktur R&D Lamborghini, mengungkapkan mesin V12 akan tetap digunakan, dengan penambahan sistem elektrifikasi. Solusi yang biasa digunakan oleh pabrikan adalah menyematkan motor elektrik untuk menggerakkan poros roda depan, yang menjadikannya all-wheel-drive.

Tantangan terbesarnya adalah bobot. Saat ini Lamborghini Aventador S memiliki bobot 1.575 kg meskipun sudah menggunakan sasis monokok berbahan serat karbon. Jika disematkan sistem motor elektrik, maka bobot tersebut akan membengkak. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)