Postingan

Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Cek Rekomendasi JPFA, ACES, BBRI, DSNG Untuk Perdagangan Jumat (19/4)

  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak di kisaran 7.150–7.230 pada perdagangan Jumat (19/4). Adapun IHSG menguat 0,50% atau 35,97 poin ke level 7.166,81 di akhir perdagangan Kamis (18/4).  Tim Riset Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG diperdagangkan mixed cenderung menguat didorong potensi rebound pada saham dan rupiah yang mengalami apresiasi.  Berikut rekomendasi saham dari Reliance Sekuritas untuk perdagangan Jumat (19/4).  1. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) Koreksi JPFA telah mencapai area support pentingnya, antisipasi jika terjadi rebound. Stochastic mulai berada di level oversold. Stop loss apabila harga saham kembali turun ke bawah di level Rp 1.130. Rekomendasi: Speculative buy Support: Rp 1.100 Resistance: Rp 1.200 Target Harga: Rp 1.225 2. PT Aces Hardware Indonesia Tbk (ACES) Masih bergerak di fase bullish dan berhasil rebound dari level MA20. Stochastic dan MACD mulai membentuk golden cross. Stop loss apabila...

Libur Lebaran, PJAA Catat Jumlah Pengunjung Mencapai 432.700 Orang

  PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mencatat jumlah pengunjung saat libur lebaran 2024 ini mencapai 432.700 orang. Head of Corporate Communication PJAA, Ariyadi Eko Nugroho mengungkapkan puncak jumlah pengunjung yang berwisata ke Ancol berada pada H+2 dan H+4 lebaran. Dimana ia mencatat pada H+2 lebaran (11/4) jumlah pengunjung mencapai 90.000 orang.  "Dan benar-benar puncaknya itu pada H+4 (13/4) kemarin itu jumlah wisatawan mencapai 106.500 orang," jelas Ariyadi pada Kontan, Kamis (18/). Ariyadi mengatakan sektor rekreasi PJAA diharapkan masih akan menjadi penyumbang terbesar pada tahun ini. Ia mengungkapkan PJAA masih terus melakukan inovasi dalam rangka memberikan pengalaman baru bagi semua wisatawan. "Seperti peluncuran New Paus Cottage di Putri Duyung Ancol pada Februari lalu," ujarnya. Ariyadi menambahkan tahun 2024 ini Ancol juga akan kembali menggelar beberapa event inhouse yang telah digelar di tahun lalu. Menurutnya event di tahun lalu sepe...

Loyo, Rupiah Spot Dibuka Melemah Pada Perdagangan Jumat (19/4) Pagi

  Rupiah spot dibuka melemah pada awal perdagangan Jumat (19/4). Pukul 09.01 WIB, rupiah spot ada di level Rp 16.261 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,52% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 16.179 per dolar AS. Di Asia, mayoritas mata uang melemah terhadap dolar AS. Won Korea mencatat pelemahan terdalam yakni 1,25%, disusul pesso Filipina yang melemah 0,59%, rupiah melemah 0,52%, dolar Taiwan melemah 0,44%, dolar Singapura melemah 0,20%, baht Thauland melemah 0,15%, ringgit Malaysia melemah 0,09% dan yuan China melemah 0,04% terhadap dolar AS. Sedangkan yen Jepang dan dolar Hong Kong menguat terhadap dolar AS dengan penguatan masing-masing 0,37% dan 0,01%. Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 106,26, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 106,15.  Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan, Bank Indonesia akan terus berupaya menjaga stabilitas rupiah. "Bank Indonesia akan teru...