Postingan

Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Menteri Basuki Sebut Revitalisasi Monas Harus Lewat Sayembara

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) Basuki Hadimuljono  menyampaikan bahwa desain revitalisasi Monumen Nasional ( Monas ) harus melalui sayembara agar hasilnya dapat lebih baik dari sebelumnya. "Kalau yang namanya revitalisasi harus lebih baik, dan itu ada desain hasil sayembara," ujar Basuki Hadimuljono di Jakarta, dilansir Antara , Selasa (28/1). Apalagi, ia menuturkan revitalisasi Monas juga belum mendapatkan izin Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka. "Mensesneg sudah menyampaikan untuk menghentikan pengerjaan revitalisasi Monas, bakal ada sanksi kalau masih dilanjutkan," kata Basuki. Ia mengemukakan sesuai Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25 Tahun 1995, Menteri Sekretaris Negara adalah Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka dan Gubernur DKI Jakarta sebagai sekretaris. "Komisi Pengarah itu ketuanya Mensesneg, sekretarisnya Gubernur DKI, dan anggotanya beberapa kementerian, seperti Kementerian PU...

Menperin Sebut Batam akan Jadi Hub Logistik RI-Singapura

Menteri Perindustrian ( Menperin ) Agus Gumiwang  Kastasasmita mengungkap Indonesia dan Singapura akan membangun hub logistik di Batam.  Pembahasan ini dilakukan saat lawatan Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Chan Chun Sing. Meski belum dirinci rencana kerja bilateral tersebut, Agus optimistis keberhasilan membangun jaringan logistik ASEAN tersebut. "Batam akan dijadikan hub logistik antara RI dan Singapura, ini akan berdampak luas ke ASEAN dan wilayah lain," paparnya, Selasa (28/1). Lebih lanjut, Agus menjelaskan pertemuan dengan Chan Chun Sing juga membahas strategi penguatan ekonomi di kawasan ASEAN. "Indonesia dianggap sebagai koordinator dari negara-negara Asean. Tadi Menteri Singapura mengatakan Indonesia jadi contoh, jadi Big Brother," jelas Agus. Dia menjelaskan salah satu poin kerja sama ialah kelanjutan program vokasi Link and Match . Pemerintah menargetkan 10 ribu tenaga kerja dari Indonesia yang menerima program vokasi tersebut. ...

Airlangga Sebut Virus Corona Buat Goncangan Ekonomi Global

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  menyebut wabah virus  Corona asal China menjadi ketidakpastian baru bagi perekonomian global. Pasalnya, virus tidak hanya tersebar di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, namun juga menyebar ke beberapa negara di dunia. "Yang terbaru adalah Corona di China, tentu ini akan menjadi persoalan baru untuk perekonomian dunia. Ini sebuah ketidakpastian," ucap Airlangga, Selasa (28/1). Kendati begitu, ia belum bisa memproyeksi seberapa besar dampak virus bagi perekonomian dunia. Namun, yang pasti ini menjadi ketidakpastian baru setelah ekonomi global selama ini mendapat ketidakpastian dari perang dagang Amerika Serikat dan China. Lebih lanjut, menurutnya, persoalan virus Corona tidak hanya menjadi sentimen bagi perekonomian dunia, namun negara-negara di kawasan regional. Khususnya Asia sebagai kawasan tempat China bernaung dan negara-negara yang sudah positif 'kedapatan' virus tersebut. "Virus coron...