Postingan

Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Jaringan Gas 293.533 Rumah Tangga Tersambung pada 2020

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) mengusulkan anggaran pembangunan jaringan  gas (jargas) pada 2020 sebesar Rp3,52 triliun. Usulan tersebut melonjak lebih dari 4 kali lipat dari pagu tahun ini yang sebesar Rp852,48 miliar. Seiring peningkatan anggaran, target pembangunan jargas tahun depan juga melesat dari 78.216 sambungan rumah tangga (SR) di 17 kota/kabupaten menjadi 293.533 SR di 53 kota/kabupaten. Rencananya penyediaannya akan terbagi menjadi 14 paket. Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Djoko Siswanto mengungkapkan pembangunan jargas merupakan salah satu cara pemerintah untuk memberikan subsidi terhadap penyediaan gas melalui pembangunan infrastruktur. "Kalau LPG disubsidi setiap tahun, kalau jargas sekali saja dibangun," ujar Djoko di Ruang Rapat Komisi VII DPR, Kamis (20/6). Dengan asumsi satu rumah tangga mengkonsumsi 2 tabung LPG 3kg per bulan, pembangunan jargas tahun depan bisa menghemat konsumsi LPG sebanyak 21,13 ribu Metrik ...

Iran Serang Drone Militer AS, Harga Minyak Melejit 5 Persen

Harga minyak mentah dunia melejit lebih dari 5 persen pada perdagangan Kamis (20/6), waktu Amerika Serikat (AS). Aksi Iran menembak drone militer AS mengerek kekhawatiran terjadinya konfrontasi militer antar kedua negara. Dilansir dari Reuters , Jumat (21/6), harga minyak mentah berjangka Brent menguat US$2,63 atau 4,63 persen menjadi US$64,45 per barel. Penguatan juga terjadi pada harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) sebesar US$2,89 atau 5,4 persen menjadi US$56,65 per barel. Ekspektasi The Fed dapat memangkas suku bunga acuannya pada pertemuan berikutnya, stimulus pertumbuhan di negara konsumen minyak terbesar di dunia, serta turunnya persediaan minyak AS juga turut menopang harga minyak. "Ini merupakan pertemuan dari beberapa kejadian. Ada siklus pelonggaran yang akan menghantam dolar AS dan mendongkrak harga komoditas, serta ada juga tensi dengan Iran," ujar Partner Again Capital John Kilduff di New York. Menurut Kilduff, premi pen...

Antisipasi Limpahan Penumpang Pesawat, KAI Tambah Perjalanan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau  KAI mengaku akan menyiapkan tambahan perjalanan kereta api guna menanggulangi limpahan penumpang pesawat terbang akibat kenaikan harga tiket. Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan KAI akan menambah perjalanan kereta api pada destinasi strategis, termasuk pada rute-rute tujuan pariwisata. Ini merupakan langkah KAI untuk mengantisipasi pengalihan penumpang dari pesawat terbang akibat kenaikan tarif tiket pesawat. "Yang sering mendapat penumpang cukup tinggi itu yang mengarah ke Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Itu paling banyak," katanya, Rabu (19/6). Namun demikian, ia mengaku belum bisa memprediksi tambahan penumpang ke destinasi tertentu sebagai imbas lonjakan tiket pesawat terbang. Ia hanya memastikan, kondisi tersebut berpengaruh positif pada peningkatan penumpang kereta api. Hal tersebut tercermin pada peningkatan penumpang kereta api selama masa angkutan Lebaran 2019. Perseroan mencatat kenaikan penumpang...