Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rupiah Dibuka Menguat Rp 16.709 Per Dolar AS Hari Ini (19/12), Asia Bervariasi

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat tipis pada awal perdagangan hari ini. Jumat (19/12/2025), rupiah dibuka di level Rp 16.709 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat 0,08% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.723 per dolar AS. 

Hingga pukul 09.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,11%.

Berikutnya ada dolar Taiwan yang terkerek 0,05% dan peso Filipina naik 0,02%. Disusul, yuan China yang menguat tipis 0,004%.

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,32%.

Kemudian ada yen Jepang yang tertekan 0,12% dan baht Thailand yang terkoreksi 0,08%. Lalu ada dolar Singapura yang turun 0,05%.

Diikuti, dolar Hongkong yang melemah tipis 0,005% terhadap the greenback di pagi ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini