Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 16.666 Per Dolar AS Hari Ini (17/12), Asia Bervariasi

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini. Rabu (17/12/2025), rupiah dibuka di level Rp 16.666 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat 0,15% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.691 per dolar AS. 

Hingga pukul 09.00 WIB, mata uang di kawasan bervariasi. Di mana peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,19%.

Selanjutnya ada baht Thailand yang menanjak 0,07% dan ringgit Malaysia yang terkerek 0,05%. Disusul, dolar Hongkong yang terangkat 0,04%.

Berikutnya, yen Jepang yang naik 0,02% dan yuan China terlihat menguat tipis 0,004% di pagi ini.

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,27%.

Kemudian ada dolar Taiwan yang turun 0,04% dan dolar Singapura yang melemah 0,02% terhadap the greenback.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini