Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Medco Energi Internasional (MEDC) Konversi Pinjaman Anak Usaha Menjadi US$ 41,68 Juta

 

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mengumumkan perjanjian konversi pinjaman antar perusahaan yang turut melibatkan emiten tersebut dan anak usahanya yakni PT Medco Energi Global Pte Ltd (MEG) pada 23 Desember 2025.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), para pihak sepakat untuk mengkonversi sebagian pinjaman MEG terhadap MEDC dalam mata uang pounsterling (GBP) menjadi mata uang dolar Amerika Serikat (AS). MEG sendiri merupakan anak usaha yang sahamnya dimiliki secara tidak langsung oleh MEDC.

"Setelah konversi dilaksanakan, pinjaman menjadi bernilai sebesar US$ 41.682.391,91," tulis Corporate Secretary Medco Energi Internasional, Siendy K. Wisandana dalam keterbukaan informasi, Selasa (23/12/2025).

Manajemen MEDC memastikan tidak terdapat dampak kejadian, informasi, atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha MEDC.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini