Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Saham-Saham yang Paling Banyak Dijual Asing Kemarin Saat IHSG Kembali Tertekan

 

.  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksi pada perdagangan hari kedua setelah libur panjang lebaran 2025.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, IHSG terpangkas 28,15 poin atau terkoreksi 0,47% ke level 5.967,98 pada penutupan perdagangan Rabu (9/4/2025).

IHSG tertekan penurunan enam indeks sektoral. Sektor yang turun paling dalam adalah sektor barang baku 3,07%, sektor barang konsumer non primer 2,24%, sektor energi 1,43%, dan sektor teknologi 1,32%.

Adapun sektor yang menguat adalah sektor infrastruktur 0,94%, sektor kesehatan 0,78%, dan sektor perindustrian 0,75%.

Total volume perdagangan saham di BEI pada Rabu mencapai 18,16 miliar dengan nilai transaksi Rp 11,77 triliun. 

Sebanyak 307 saham turun menekan laju IHSG, sementara 298 saham lainnya menguat dan 188 saham stagnan.

Investor asing Kembali membukukan net sell jumbo sebesar Rp 1,10 triliun di seluruh pasar.

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Rabu:

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 605,29 miliar
2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 407,93 miliar
3. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 92,8 miliar
4. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 50,92 miliar
5. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 40,45 miliar
6. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 28,08 miliar
7. PT Medco Energi International Tbk (MEDC) Rp 26,53 miliar
8. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 22,21 miliar
9. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 21,68 miliar
10. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 20,43 miliar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)