Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

IHSG Ambruk, Cermati Saham-Saham yang Banyak Diobral Asing Kemarin, Selasa (8/4)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka ambruk di awal perdagangan setelah libur panjang lebaran.

Pergerakan IHSG juga tersengat kebijakan perang tarif yang dikobarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Dimana Indonesia terkena tarif Trump sebesar 32% jadi sentimen negatif bagi IHSG.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, IHSG ambruk 7,90% atau terpangkas 514,47 poin ke level 5.996,14 pada perdagangan Selasa (8/4/2025).

Sepanjang perdagangan IHSG bergerak di zona merah dengan level terendah 5.882 dan level tertinggi 6.036%.

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 22,78 miliar dengan nilai transaksi Rp 20,94 triliun. 

IHSG tertekan penurunan 672 saham, sementara itu hanya 30 saham yang naik dan 95 saham lainnya stagnan.

Investor asing membukukan net sell (jual bersih) sebesar Rp 3,87 triliun di seluruh pasar pada Selasa.

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Selasa:

1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 1,27 triliun
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 1,0 triliun
3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 875,85 miliar
4. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 239,54 miliar
5. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 184,88 miliar
6. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 73,3 miliar
7. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 67,59 miliar
8. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 43,52 miliar
9. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 36,01 miliar
10. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 31,38 miliar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini