Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Tunjukkan Perbaikan Meski Laba Masih Tertekan, Simak Rekomendasi Saham UNVR

 

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatat penurunan laba bersih pada kuartal I-2025. Meski demikian, kinerja perusahaan menunjukkan perbaikan secara kuartalan berkat langkah efisiensi yang dilakukan.

Hingga akhir Maret 2025, Unilever Indonesia membukukan laba bersih sebesar Rp 1,24 triliun, turun 14,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penjualan juga tercatat menurun 6,1% secara tahunan menjadi Rp 9,46 triliun.

Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap, menjelaskan bahwa meski secara tahunan kinerja masih melemah, secara kuartalan perusahaan mencatat pertumbuhan positif.

Penjualan pada kuartal I-2025 meningkat 22,6% dibandingkan kuartal IV-2024. Sementara itu, laba bersih melonjak 244,7% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Menurut Benjie, pencapaian ini didorong oleh keberhasilan perusahaan dalam menurunkan tingkat persediaan di pelanggan, menstabilkan harga di kanal distribusi, serta meningkatkan profitabilitas mitra distributor.

Pada 2025, UNVR memprioritaskan penguatan merek-merek utama melalui investasi yang berkelanjutan. Selain itu, perusahaan akan meningkatkan alokasi belanja digital, memperluas jaringan distribusi, serta meningkatkan cakupan dan kualitas toko.

"Kami juga berkomitmen menjalankan program efisiensi biaya secara menyeluruh untuk menjaga margin laba kotor," ujar Benjie dalam paparan publik pada Kamis (24/4).

Meski laba bersih menurun, UNVR tetap mempertahankan kebijakan pembagian dividen sebesar 100% dari laba bersih. "Pembagian dividen akan tetap dipertahankan. Jadi, investor bisa mengharapkan distribusi dividen 100% di tahun ini," tegas Benjie.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini