Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Simak Rekomendasi Saham Emiten Ritel Pilihan dari Para Analis

 

Di tengah lesunya daya beli, ekspansi pembukaan gerai baru mendorong prospek sektor ritel untuk tetap bertumbuh. Simak rekomendasi saham pilihan untuk sektor ritel dari sejumlah analis:

1. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)

Meski terdapat tekanan pada segmen FnB akibat sentimen boikot, prospek MAPI didorong segmen aktif yang dikelola MAP Aktif Adiperkasa (MAPA). Berkaca dari pertumbuhan kontribusi pendapatan dari 29,6% pada kuartal I 2021 menjadi 42% di kuartal I 2024, sejalan dengan pertumbuhan gerai. Tahun ini, MAPI berencana membuka 600 gerai baru dengan 400 gerai untuk segmen aktif.

  • Rekomendasi: Buy
  • Target harga: Rp 2.060

MNC Sekuritas, Raka Junico

2. PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES)

Pertumbuhan rata-rata penjualan di tiap toko alias same-store sales growth (SSSG) ACES di Juni tercatat 8,7% YoY. Penjualan di bulan Juni mencapai Rp 678 miliar tumbuh 12,1% YoY. Pertumbuhan ini didorong oleh wilayah luar Jakarta karena adanya arus keluar musiman dari pelanggan. ACES memperpanjang 'boom sale' hingga awal Agustus, yang akan mendukung penjualan, serta tetap aktif melakukan ekspansi.

  • Rekomendasi: Buy
  • Target harga: Rp 1.100

Mirae Asset Sekuritas, Abyan H. Yuntoharjo

3. PT Midi Utama Indonesia (MIDI)

Alfamidi merupakan jaringan supermarket terbesar di Indonesia, dengan total 2.208 toko, termasuk Midi Super dan Fresh pada akhir Maret 2024. Ke depannya, MIDI memiliki banyak ruang untuk ekspansi lebih lanjut karena MIDI memiliki posisi yang baik untuk menjangkau daerah-daerah baru, terutama di luar Jawa.

  • Rekomendasi: Buy
  • Target harga: Rp 600

BRI Danareksa Sekuritas, Natalia Sutanto

4. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)

Tahun ini ERAA akan fokus pada produktivitas toko Erafone yang sudah ada. Meskipun mengurangi ekspansi toko Erafone, manajemen masih melanjutkan ekspansi toko iBox di kota-kota tier 2 untuk memanfaatkan momentum jika Apple mulai membuka tokonya di Jakarta. Perusahaan berharap melihat hari persediaan yang lebih baik dan tingkat utang yang lebih rendah, mengingat perlambatan ekspansi. Perusahaan menargetkan gearing ratio di kisaran 0,75 kali - 0,95 kali.

  • Rekomendasi: Buy
  • Target harga: Rp 490

Bahana Sekuritas, Christine Natasya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)