Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Berotot, Rupiah Spot Dibuka Menguat ke Rp 16.386 Per Dolar AS Pada Hari Ini

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot tampil menguat sejak awal perdagangan hari ini. Rabu (3/7), rupiah spot dibuka di level Rp 16.386 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat 0,06% dibanding penutupan hari sebelumnya di Rp 16.396 per dolar AS. Alhasil, rupiah pun menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia.

Hingga pukul 09.00 WIB, mayoritas pergerakan mata uang di kawasan melemah. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,19%. 

Selanjutnya, yen Jepang dan baht Thailand yang sama-sama koreksi 0,12%. Disusul, dolar Singapura yang terdepresiasi 0,06%.

Berikutnya, yuan China tertekan 0,03%. Lalu ada dolar Taiwan dan peso Filipina yang sama-sama tergelincir 0,02%.

Kemudian, dolar Hongkong terlihat melemah tipis 0,003% terhadap the greenback di pagi ini.

Sementara itu, ringgit Malaysia berada satu level di bawah rupiah setelah menguat tipis 0,05%.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini