Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

PDPP Bakal Bagikan Saham Bonus Rp 46 Miliar ke Investor

 

Emiten yang bergerak dibidang industri barang plastik PT Primadaya Plastisindo Tbk. (PDPP) akan membagikan saham bonus yang berasal dari kapitalisasi Agio Saham per tanggal 31 Desember 2022 yang akan dibagikan kepada seluruh pemegang saham perseroan

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pembagian bonus saham tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis 16 November 2023 lalu.

Adapun jumlah Agio Saham perseroan Per 31 Desember 2022 sesuai dengan laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 46.997.500.000. Direksi akan mengusulkan untuk melakukan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Agio Saham sejumlah Rp 46.875.000.000

Dengan memperhatikan nilai nominal saham Perseroan sebesar Rp 100 per saham, maka akan diusulkan penerbitan Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Agio Saham yang akan
dikeluarkan dengan rasio setiap pemegang 16 saham lama akan memperoleh 3 saham bonus dan saham bonus tersebut akan dikonversi menjadi saham baru yang akan di keluarkan dari pertopel saham dalam perseroan.

Manajemen mengungkapkan, alasan perseroan memberikan bonus saham tersebut merupakan salah satu cara untuk meningkatkan modal dan jumlah saham yang dimiliki para investornya.

"Pelaksanaan pembagian saham bonus ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan dan meningkatkan jumlah saham perseroan yang beredar," tulis manajemen, Kamis (26/10).

Jadwal pembagian bonus saham :

Pemberitahuan Agenda RUPSLB ke OJK : 3 Oktober 2023
Pengumuman RUPSLB : 10 Oktober 2023
Penyampaian bukti publikasi Pengumuman RUPSLB : 10 Oktober 2023
Recording date RUPSLB : 24 Oktober 2023
Pemanggilan RUPSLB : 25 Oktober 2023
Penyampaian bukti publikasi Pemanggilan RUPSLB : 25 Oktober 2023
RUPSLB : 16 November 2023
Pengumuman Ringkasan Risalah Hasil RUPSLB di Website Bursa dan Website Perseroan : 20 November 2023
Penyampaian bukti publikasi Ringkasan Risalah Hasil RUPSLB : 22 November 2023
Pengumuman Bursa tentang jadwal pembagian Saham Bonus : 20 November 2023
Cum Saham Bonus di Pasar Reguler dan Negosiasi : 24 November 2023
Ex Saham Bonus di Pasar Reguler dan Negosiasi : 27 November 2023
Cum Saham Bonus di Pasar Tunai : 28 November 2023
Ex Saham Bonus di Pasar Tunai : 29 November 2023
Pembagian Saham Bonus : 20 Desember 2023

Pemegang saham yang berhak untuk mendapatkan saham bonus adalah pemegang saham yang tercatat pada Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada tanggal 28 November 2023 dengan memperhatikan
kepemilikan saham oleh Pemegang Saham terse but diperoleh berdasarkan perdagangan saham di bursa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini