Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Puan dan Prabowo Bakal Berkuda di Hambalang Hari Ini

 

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan menerima kunjungan Ketua DPP Partai demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, hari ini Minggu (4/9/2022).

Pertemuan ini merupakan bagian dari safari politik Puan Maharani dan PDIP ke pimpinan partai politik untuk agenda Pemilu 2024.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pertemuan akan digelar sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam pertemuan ini juga direncanakan Prabowo akan berkuda bersama Puan.

Sementara itu, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, pertemuan Puan dengan Prabowo juga tidak terlepas dari posisi kedua tokoh itu sebagai Ketua DPR RI dan Menteri Pertahanan (Menhan).

"Kalau terkait Pak Prabowo juga tak terlepas dari ruang lingkup beliau sebagai menteri pertahanan karena kita juga menghadapi pertarungan geopolitik," ujar Hasto di Jakarta, Jumat (2/9/2022).

Pilpres 2024 juga akan menjadi bahan pembicaraan. PDIP berpeluang untuk bergabung dengan koalisi Gerindra dan PKB.

Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Desmond J Mahesa menuturkan, peluang Prabowo dan Puan dipasangkan di Pilpres 2024 terbuka.

Namun, karena Gerindra sudah berkoalisi dengan PKB, maka keputusan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung harus dibahas juga dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

"Semua ada kemungkinan (Prabowo-Puan dipasangkan) tapi juga harus dibicarakan dengan pak Muhaimin," ujar Desmond di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/8).

Gerindra menegaskan tidak akan meninggalkan PKB. Meski Gerindra membuka komunikasi dengan PDIP, PKB tetap akan dilibatkan dalam pengambilan keputusan anggota koalisi baru yang bakal bergabung.

KSAD Dudu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025