Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Diduga Provokator, 4 Orang Pendemo Diamankan Polisi

Diduga Provokator, 4 Orang Pendemo Diamankan Polisi

sempat mengamankan empat orang pendemo yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Mereka ikut berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR Jakarta Pusat, Senin (29/8/2022).

"Ada memang yang kita amankan. Kita pisahkan dari kelompokya. Tadi ada tiga sampai empat orang," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin di kompleks DPR, Jakarta Pusat, Senin (29/8/2022).

Komarudin menyampaikan, secara umum unjuk rasa di sejumlah titik di Jakarta Pusat berjalan aman.

Namun, diakuinya terjadi ketegangan pada saat massa yang mengatasnamakan HMI menyampaikan aspirasi.

Ada beberapa pengunjuk rasa melakukan tindakan-tindakan yang berpotensi menganggu ketertiban umum.

"Di mana mereka mencoba menutup jalan," ujar dia.

Komarudin menyebut, mereka diamankan supaya tidak memprovokasi massa lain. Adapun, jumlahnya sekira tiga sampai empat orang. Namun, saat ini seluruhnya telah dipulangkan.

"Sudah kita kembalikan. Tadi ada 3 sanpai 4 orang. Kita hanya memisahkan mereka agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang membuat temennya terprovokasi melakukan hal-hal yang dapet menganggu aktivitas masyakat," ucap dia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini