Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Azwar Anas Jadi MenPAN-RB, Jokowi: Track Record Jelas Waktu Pegang Banyuwangi

 


Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik Abdullah Azwar Anas menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) di Istana Negara Jakarta, Rabu (7/9/2022).

Jokowi mengatakan bahwa Azwar Anas memiliki rekam jejak yang jelas saat menjadi Bupati Banyuwangi.

Kita semua tahu Pak Azwar Anas track recordnya jelas waktu memegang birokrasi di Banyuwangi banyak sekali yang saya lihat," jelas Jokowi kepada wartawan usai pelantikan di Istana Negara Jakarta, Rabu (7/9/2022).

Jokowi menyebut Azwar Anas menciptakan inovasi-inovasi baru di Kabupaten Banyuwangi. Mulai dari, bidang pelayanan publik, urusan perizinan, hingga urusan KTP.

"Saya lihat langsung ke sana inovasi-inovasi di bidang pelayanan publik, inovasi-inovasi di urusan KTP, urusan perizinan, dan bisa dilakukan di pasar, di mall, saya kira beliau termasuk yg pertama saat itu," ujarnya.

"Sehingga track record itu yang menyebabkan kita memilih Pak Azwar Anas," sambung Jokowi.

Dia meyakini Azwar Anas memahami pekerjaan sebagai MenPAN-RB. Namun, Jokowi meminta agar birokrasi kedepannya semakin cepat dalam melayani masyarakat.

"Ya ini sekali lagi PAN-RB. RB-nya reformasi birokrasi. Jadi digarap secara cepat sehingga birokrasi kita menjadi birokrasi yang melayani, birokrasi dengan kedisiplinan yang tinggi," tutur dia.

"Beliau enggak usah di anu lah. Enggak usah dipesen-pesen. Udah ngerti apa yang harus dilakukan, sangat ngerti. Bukan ngerti, tapi sangat ngerti," imbuh Jokowi.

Diketahui, Azwar Anas merupakan kader PDI Perjuangan (PDIP) yang saat ini menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (LKPP). Ia juga merupakan Bupati Banyuwangi yang memimpin sejak 21 Oktober 2010 hingga 17 Februari 2021.

Sebelum menjadi Menpan-RB, Anas sudah malang melintang di dunia politik. Dia pernah tercatat sebagai anggota DPR termuda hingga Bupati Banyuwangi yang sukses membawa kemajuan bagi wilayah di ujung timur Pulau Jawa itu.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini