Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Atasi pengungsi, AS akan kucurkan dana US$ 2,5 juta kepada Kolombia


PT BESTPROFIT Permintaan pembentukan dana untuk membantu Kolombia dalam mengatasi pengungsi Venezuela baru akan dibahas dana moneter internasional atau International Monetary Fund (IMF) bulan April 2018 mendatang. Kendati demikian, Amerika Serikat (AS) menyatakan akan segera mengucurkan bantuannya. 

Mengutip Reuters, Selasa (20/3), AS akan menyalurkan bantuan US$ 2,5 juta untuk makanan dan obat-obatan demi membantu warga Venezuela yang mengungsi dari negara mereka yang lumpuh secara ekonomi ke negara tetangga, Kolombia. Ini adalah kali pertama dana badan bantuan utama pemerintah AS digunakan untuk membantu tetangga Venezuela menangani masuknya ratusan ribu migran nekat yang berusaha lolos dari krisis yang memburuk di negara tersebut. BEST PROFIT

–– ADVERTISEMENT ––
Mark Green, administrator US Agency for International Development (USAID), mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dana US$ 2,5 juta akan digunakan untuk menyediakan bantuan darurat makanan dan kesehatan bagi migran Venezuela dan komunitas Kolombia yang menjadi tuan rumah mereka. 

Kolombia tengah dilanda banjir pengungsi dari Venezuela sebagai akibat dari kekacauan ekonomi dan politik Venezuela. Jumlah warga Venezuela yang tinggal di Kolombia melonjak 62% pada paruh kedua tahun lalu menjadi lebih dari 550.000 orang. Pemerintah Kolombia memperkirakan, biaya yang diperlukan adalah US$ 5 per hari untuk memasok setiap migran Venezuela dengan makanan dan tempat tinggal. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini