Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Isu bunga The Fed masih menahan IHSG




PT BESTPROFIT Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terpangkas 0,77% menjadi 6.500,11. Investor asing kembali net sell Rp 824,30 miliar. Sejak awal tahun hingga kemarin, asing sudah net sell Rp 11,72 triliun. VP Research & Analyst Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere menilai, koreksi IHSG terutama disebabkan arus keluar dana asing (capital outflow).

Selain itu, IHSG sudah relatif mahal," kata dia kepada KONTAN.Nico memprediksi IHSG hari ini bergerak sideways. Pelaku pasar mencermati pertemuan petinggi sejumlah bank sentral global pekan ini. BEST PROFIT

–– ADVERTISEMENT ––
Analis teknikal Profindo Sekuritas Indonesia Dimas Wahyu Putra Pratama menyebut, isu bunga The Fed masih membayangi pasar saham. Namun alasan utama IHSG terkoreksi lantaran pasar saham Indonesia sudah naik cukup tinggi di awal tahun ini. BESTPROFIT

Kondisi ini menyebabkan laju beberapa sektor mulai tertahan. "Investor bisa mulai masuk ke saham blue chip," kata Dimas, kemarin. Ia memprediksi saham-saham di sektor perbankan, konsumer, infrastruktur, properti dan farmasi mulai rebound. Dimas memperkirakan IHSG pada hari ini menguat dengan rentang pergerakan 6.440 hingga 6.600.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini