Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Brexit Move, saat bank-bank besar mulai hengkang dari Inggris


PT BESTPROFIT Bank-bank besar yang berbasis di London, Inggris tetap akan menjalankan "Brexit Move" meski antara Inggris dan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan transisi.Mengutip Reuters, Senin , bank dan perusahaan asuransi mengatakan, bahwa mereka tidak dapat mengandalkan kesepakatan politik yang tercapai pekan ini karena tidak akan diratifikasi secara resmi oleh pemerintah Uni Eropa, paling lambat sampai Oktober. 

Jika tak segera bergerak, maka akan terlambat bagi bank dan perusahaan asuransi untuk pindah ke Uni Eropa 2019. Catherine McGuinness, Chairman of the Policy and Resources Committee of the City of London Corporation, mengungkapkan, kesepakatan transisi perlu disahkan oleh regulator industri sehingga pelaku bisnis dapat menggunakannya untuk menangguhkan rencana untuk memindahkan pekerjaan dan operasi dari Inggris. BEST PROFIT

Lembaga keuangan yang berbasis di London terancam kehilangan hak untuk menjual layanan mereka di seluruh Uni Eropa setelah Brexit, yang berarti mereka harus mengalihkan beberapa pekerjaan ke Uni Eropa atau Republik Irlandia. Policy and Resources Committee of the City of London Corporation memperkirakan akan ada 5.000 sampai 13.000 pekerjaan yang hilang di antara 1,1 juta orang yang bekerja di sektor ini di seluruh Inggris. 

Setidaknya ada lima bank besar di London mengatakan kepada Reuters bahwa mereka akan terus melanjutkan rencana mereka untuk pindah dari London terlepas dari kesepakatan terakhir. "Beberapa pelaku bisnis membutuhkan kepastian dan mereka akan berjalan sendiri dengan pengaturan mereka," kata McGuinness. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)