Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Brexit Move, saat bank-bank besar mulai hengkang dari Inggris


PT BESTPROFIT Bank-bank besar yang berbasis di London, Inggris tetap akan menjalankan "Brexit Move" meski antara Inggris dan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan transisi.Mengutip Reuters, Senin , bank dan perusahaan asuransi mengatakan, bahwa mereka tidak dapat mengandalkan kesepakatan politik yang tercapai pekan ini karena tidak akan diratifikasi secara resmi oleh pemerintah Uni Eropa, paling lambat sampai Oktober. 

Jika tak segera bergerak, maka akan terlambat bagi bank dan perusahaan asuransi untuk pindah ke Uni Eropa 2019. Catherine McGuinness, Chairman of the Policy and Resources Committee of the City of London Corporation, mengungkapkan, kesepakatan transisi perlu disahkan oleh regulator industri sehingga pelaku bisnis dapat menggunakannya untuk menangguhkan rencana untuk memindahkan pekerjaan dan operasi dari Inggris. BEST PROFIT

Lembaga keuangan yang berbasis di London terancam kehilangan hak untuk menjual layanan mereka di seluruh Uni Eropa setelah Brexit, yang berarti mereka harus mengalihkan beberapa pekerjaan ke Uni Eropa atau Republik Irlandia. Policy and Resources Committee of the City of London Corporation memperkirakan akan ada 5.000 sampai 13.000 pekerjaan yang hilang di antara 1,1 juta orang yang bekerja di sektor ini di seluruh Inggris. 

Setidaknya ada lima bank besar di London mengatakan kepada Reuters bahwa mereka akan terus melanjutkan rencana mereka untuk pindah dari London terlepas dari kesepakatan terakhir. "Beberapa pelaku bisnis membutuhkan kepastian dan mereka akan berjalan sendiri dengan pengaturan mereka," kata McGuinness. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025