Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Brexit Move, saat bank-bank besar mulai hengkang dari Inggris


PT BESTPROFIT Bank-bank besar yang berbasis di London, Inggris tetap akan menjalankan "Brexit Move" meski antara Inggris dan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan transisi.Mengutip Reuters, Senin , bank dan perusahaan asuransi mengatakan, bahwa mereka tidak dapat mengandalkan kesepakatan politik yang tercapai pekan ini karena tidak akan diratifikasi secara resmi oleh pemerintah Uni Eropa, paling lambat sampai Oktober. 

Jika tak segera bergerak, maka akan terlambat bagi bank dan perusahaan asuransi untuk pindah ke Uni Eropa 2019. Catherine McGuinness, Chairman of the Policy and Resources Committee of the City of London Corporation, mengungkapkan, kesepakatan transisi perlu disahkan oleh regulator industri sehingga pelaku bisnis dapat menggunakannya untuk menangguhkan rencana untuk memindahkan pekerjaan dan operasi dari Inggris. BEST PROFIT

Lembaga keuangan yang berbasis di London terancam kehilangan hak untuk menjual layanan mereka di seluruh Uni Eropa setelah Brexit, yang berarti mereka harus mengalihkan beberapa pekerjaan ke Uni Eropa atau Republik Irlandia. Policy and Resources Committee of the City of London Corporation memperkirakan akan ada 5.000 sampai 13.000 pekerjaan yang hilang di antara 1,1 juta orang yang bekerja di sektor ini di seluruh Inggris. 

Setidaknya ada lima bank besar di London mengatakan kepada Reuters bahwa mereka akan terus melanjutkan rencana mereka untuk pindah dari London terlepas dari kesepakatan terakhir. "Beberapa pelaku bisnis membutuhkan kepastian dan mereka akan berjalan sendiri dengan pengaturan mereka," kata McGuinness. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini