Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Kinerja positif, saham Ace Hardware layak koleksi


PT Best Profit Futures Pekanbaru JAKARTA. PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) mencatatkan pertumbuhan penjualan 16,6% sepanjang Januari sampai September. Bagi investor, disarankan untuk beli saham ini.Pada bulan September 2017 lalu, ACES mencatatkan penjualan Rp 488 miliar atau tumbuh 33% dibanding tahun lalu. 

Sedangkan dari Januari-September tercatat penjualannya Rp 4,1 triiliun. "Sudah 73% dari tahun penuh kami proyeksi," kata Christine Natasya, Analis Mirae Asset Sekuritas pada riset yang diterima KONTAN, hari ini. Cristine bilang, pihaknya percaya penjualan oada September lalu menunjukan niat beli konsumen yang tinggi dalam rangka Boom Sale yang diadakan ACES pada 13 September hingga 17 Oktober. Best Profit Pekanbaru

Menurut dia, pertumbuhan penjualan juga didukung peraturan kontrol impor berisiko tinggi yang baru dilaksanakan, mampu mengurangi persaingan dalam industri gaya hidup dan perbaikan rumah.Pertumbuhan penjualan toko yang sama atau same store sales growth (SSSG) ACES pada bulan September mencapai 23,2%. Christine bilang ini serupa dengan pertumbuhan penjualan bulan Juni (22,8%), yang didukung oleh efek musiman Idul Fitri. PT Bestprofit Pekanbaru

Christine memperkirakan, tingkat produktivitas penjualan ACES 2017 akan meningkat 9% year on year menjadi Rp15,8 juta per meter persegi.Ia juga percaya SSSG memiliki potensi untuk memperbaiki lebih lanjut, mengingat ketahanan pasar sasaran dan mulainya pertumbuhan di luar pulau Jawa.  Bestprofit Pekanbaru

Meskipun masih ada risiko yaitu depresiasi rupiah lebih lanjut yang akan mempengaruhi SSS), melemahnya daya beli, dan meningkatnya persaingan. Christine merekomendasikan traiding buy saham ini dengan target harga baru yaitu Rp 1.490 naik dari sebelumnya Rp 1.330 per saham.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini