Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Cetak rekor, Dow Jones tembus level 23.000

PT Best Profit Futures Pekanbaru NEW YORK. Pasar saham Amerika Serikat ditutup sumringah, Rabu. Bahkan, Dow Jones Industrial Average mengukir rekor baru dengan menembus level 23.000.Mengutip CNBC, indeks Dow Jones melesat 160,16 poin atau 0,70% sehingga bertengger di 23.157,60. Ini rekor penutupan tertinggi sepanjang sejarah. Best Profit Pekanbaru

Laju indeks terutama disokong saham IBM yang melonjak hampir 9%. Pasalnya, raksasa teknologi ini melaporkan kinerja kuartalan yang lebih baik dari perkiraan. Pada akhirnya, ini hanya faktor psikologis. Tapi, apa yang berlangsung memicu pertanyaan seberapa banyak kenaikan yang bakal terjadi," kata Jeff Carbone, Managing partner Cornerstone Financial Partners, seperti dilansir CNBC. 

Semua data ekonomi menunjukkan bahwa kita memiliki lebih banyak ruang untuk naik. Saya tidak akan terkejut jika mencapai 24.000 pada akhir tahun ini, terutama jika reformasi perpajakandilakukan," imbuh Carbone.Dua indeks lain di Wall Street juga menghijau. Indeks S&P 500 naik 1,90 poin atau 0,07% menjadi 2.561,26. Lalu, Nasdaq menguat 0,56 poin atau 0,01% ke level 6.624,22. PT Bestprofit Pekanbaru

Musim pendapatan dimulai dengan baik. Menurut Thomson Reuters I/B/E/S, sekitar 81% perusahaan yang telah merilis kinerja berhasil melampaui perkiraan laba, sementara 73% melebihi perkiraan penjualan. Bursa saham mencetak rekor tahun ini, dengan ketiga indeks utama telah naik lebih dari 10%. 

Sudah jelas apa yang dirayakan oleh pasar saham tahun ini. Dan itu adalah rebound pertumbuhan global dan harapan  pemotongan pajak AS, bersamaan dengan satu tahun quantitative easing (QE) yang masih besar dari ECB dan BoJ. Lonjakan suku bunga Fed, dan akhir dari QE ECB saya kira akan jadi persoalan tahun depan," kata Peter Boockvar, Kepala analis pasar di The Lindsey Group. Bestprofit Pekanbaru


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)