Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Bursa Wall Street cetak rekor baru


PT Best Profit Futures Pekanbaru NEW YORK. Pasar saham Amerika Serikat (AS) membuka kuartal keempat dengan sumringah, Senin. Bahkan, ketiga indeks di Wall Street mencatat rekor tertinggi baru.Mengutip CNBC, indeks Dow Jones Industrial Average naik 152,51 poin atau 0,68% menjadi 22.557,60. Saham Goldman Sachs memberikan kontribusi terbesar terhadap kenaikan indeks. Best Profit Pekanbaru

Nasdaq Composite ditutup menguat 20,76 poin atau 0,32% ke posisi 6.516,72. Lalu, indeks S&P 500 juga menguat 9,76 poin atau 0,4% ke level 2.529,12, dipimpin kenaikan saham sektor perawatan kesehatan dan keuangan.Sektor kesehatan terus melesat dan keuangan tetap berjalan dengan baik. Itu membantu pasar hari ini," kata Jeremy Klein, Kepala strategi pasar di FBN Securities seperti dilansir CNBC. PT Bestprofit Pekanbaru

Ini juga hari perdagangan pertama dalam sebulan, yang biasanya merupakan hari terkuat untuk saham," imbuhnya.Dengan mencetak rekor tertinggi, ketiga indeks berhasil mencatatkan kinerja harian yang bagus di awal kuartal keempat. Menurut analisis CNBC menggunakan Kensho, Dow, S&P dan Nasdaq memiliki rata-rata kenaikan kuartal keempat yang kuat dalam 25 tahun terakhir. 

Laju indeks melanjutkan penguatan yang berlangsung pada kuartal ketiga. "Saya pikir alasan saham, terutama saham kecil, berjalan dengan baik adalah ekonomi dan harapan akan reformasi pajak," kata Bruce Bittles, Kepala strategi investasi di Baird. Bestprofit Pekanbaru

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini