Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

EUR mulai bertenaga setelah pemilu Prancis


PT Bestprofit - JAKARTA. Pergerakan euro mulai bertenaga setelah berlangsungnya pemilihan umum presiden Prancis. Euro akhirnya mampu unjuk gigi di hadapan AUD. Pasangan EUR/AUD menanjak 0,30% ke level 1,45254 dibanding sehari sebelumnya. Anthonius Edyson, Research and Analyst PT Astronacci International mengatakan, laju AUD di hadapan EUR sedikit melambat setelah Bank Sentra Australia (RBA) mempertahankan suku bunga. 

Di sisi lain, EUR didukung oleh membaiknya situasi pemilihan umum presiden Prancis. Ekonomi zona Eropa lebih stabil meskipun belum ada pernyataan lanjutan dari Bank Sentral Eropa (ECB) mengenai kebijakan suku bunganya," ujar dia. Berbagai rilis data ekonomi Eropa yang masih cenderung stagnan juga tidak memberikan tekanan pada mata uang euro. 

Seperti angka manufaktur Spanyol yang naik ke level 54,5 dari sebelumnya 53,9. Sementara manufaktur Prancis stagnan di level 55,1. Demikian juga dengan manufaktur Jerman yang masih stabil pada level 58,2. Secara keseluruhan, angka manufaktur Eropa bulan April hanya turun tipis di level 56,7 dibanding bulan sebelumnya serta proyeksi di 56,8. 

Pelaku pasar akan menanti angka pengangguran Spanyol bulan April yang diprediksi naik sebesar 21.300 dibanding minus 48.600 pada bulan sebelumnya. Sebaliknya angka pengangguran Jerman diprediksi turun 10.000 namun lebih rendah dari penurunan bulan sebelumnya di angka 30.000. Prediksi Edyson, pasangan EUR/AUD akan masih memiliki kesempatan melanjutkan penguatan. 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)