Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Valentino Rossi Saya cuma beruntung bisa finis



PT Bestprofit - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi mengaku tak berdaya sepanjang balapan di Sirkuit Jerez, Spanyol mengingat masalah ban dan spin menderanya hingga hanya mampu finis ke-10, hasil yang sungguh kontras dengan kemenangannya tahun lalu. Hal ini ia sampaikan kepada Crash.net usai balap.

Selama sesi latihan dan kualifikasi, Rossi memang kesulitan mencatat waktu yang baik. Rendahnya grip pada ban depan keras dan ban belakang medium membuatnya harus susah payah bersaing dengan para rival. Masalah spin juga diakui Rossi merupakan masalah utama yang tak kunjung ditemukan solusinya selama pekan balap.

Kami tak mengira bakal begini, kami pikir kami bisa lebih kompetitif, terutama jika melihat hasil kami di Jerez beberapa tahun belakangan. Kami selalu kesulitan dengan spinning di akselerasi. Ini masalah utama sepanjang pekan balap. Soal balapan, kami mengubah keseimbangan karena kami cemas usia ban belakang," ujarnya.

Rossi pun mengaku mustahil memakai ban belakang keras, karena ia dan timnya ingin mengurangi spin. Sayang, solusi ini justru memperburuk situasi dan mengurangi kinerja ban depan. Ia kesulitan mengerem, harus rela tersalip Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, Danilo Petrucci, Jonas Folger dan Aleix Espargaro.

Pada intinya kami tak mampu memperbaiki spinning dan mungkin kami malah membuatnya lebih buruk. Pada 6-7 lap terakhir, terutama ke arah kiri, saya mengalami vibrasi yang cukup kencang dan saya mulai melambat tiga detik per lap. Saya hanya beruntung bisa finis," ungkap The Doctor.

Meski hanya mampu finis ke-10, rider Italia berusia 38 tahun ini tetap berada di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 62 poin, unggul dua poin dari Vinales di peringkat kedua dan unggul empat poin dari rider Repsol Honda, Marc Marquez di peringkat ketiga.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025