Bursa Asia Beragam, Mayoritas Indeks Naik pada Selasa (28/4) Pagi

  Bursa Asia dibuka beragam pada perdagangan Selasa (28/4/2026), dengan mayoritas indeks naik. Mengutip Bloomberg, pukul 08.27 WIB, indeks Nikkei 225 turun 331,95 poin atau 0,57% ke 60.196,23, Hang Seng turun 111,28 poi atau 0,43% ke 25.814,37, Taiex naik 86,36 poin atau 0,21% ke 39.699,70, Kospi naik 87,32 poin atau 1,31% ke 6.701,95, ASX 200 turun 42,95 poin atau 0,49% ke 8.723,40, Straits Times naik 33,30 poin atau 0,68% ke 4.925,12 dan FTSE Malaysia naik 9.30 poin atau 0,54% ke 1.726,57. Bursa Asia bergerak variasi namun masih bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Februari karena para pedagang menanti katalis baru dari Timur Tengah, serta serangkaian keputusan bank sentral dan pendapatan dari perusahaan-perusahaan teknologi besar pekan ini. Mengutip Bloomberg, bank sentral di dunia secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya. Investor kini mengalihkan fokus ke laporan pendapatan raksasa teknologi untuk menguji apakah reli saham baru-baru ini ...

Valentino Rossi Saya cuma beruntung bisa finis



PT Bestprofit - Pembalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi mengaku tak berdaya sepanjang balapan di Sirkuit Jerez, Spanyol mengingat masalah ban dan spin menderanya hingga hanya mampu finis ke-10, hasil yang sungguh kontras dengan kemenangannya tahun lalu. Hal ini ia sampaikan kepada Crash.net usai balap.

Selama sesi latihan dan kualifikasi, Rossi memang kesulitan mencatat waktu yang baik. Rendahnya grip pada ban depan keras dan ban belakang medium membuatnya harus susah payah bersaing dengan para rival. Masalah spin juga diakui Rossi merupakan masalah utama yang tak kunjung ditemukan solusinya selama pekan balap.

Kami tak mengira bakal begini, kami pikir kami bisa lebih kompetitif, terutama jika melihat hasil kami di Jerez beberapa tahun belakangan. Kami selalu kesulitan dengan spinning di akselerasi. Ini masalah utama sepanjang pekan balap. Soal balapan, kami mengubah keseimbangan karena kami cemas usia ban belakang," ujarnya.

Rossi pun mengaku mustahil memakai ban belakang keras, karena ia dan timnya ingin mengurangi spin. Sayang, solusi ini justru memperburuk situasi dan mengurangi kinerja ban depan. Ia kesulitan mengerem, harus rela tersalip Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, Danilo Petrucci, Jonas Folger dan Aleix Espargaro.

Pada intinya kami tak mampu memperbaiki spinning dan mungkin kami malah membuatnya lebih buruk. Pada 6-7 lap terakhir, terutama ke arah kiri, saya mengalami vibrasi yang cukup kencang dan saya mulai melambat tiga detik per lap. Saya hanya beruntung bisa finis," ungkap The Doctor.

Meski hanya mampu finis ke-10, rider Italia berusia 38 tahun ini tetap berada di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 62 poin, unggul dua poin dari Vinales di peringkat kedua dan unggul empat poin dari rider Repsol Honda, Marc Marquez di peringkat ketiga.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)